Pewarta: Heri Kusnadi
Koran SINAR PAGI Ogan Ilir,- Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir bersama Kapolres OI AKBP Imam Tarmudi dan Forkopimda OI gelar Focus Group Discusion (FGD) dengan tema “Tujah Apakah Budaya?”, Kamis (05/03/20) bertempat di Gedung Caram Seguguk KPT Tanjung Senai, Indralaya.
Sekda Ogan Ilir H.Herman menyampaikan Tujah itu bukanlah Budaya, Masih banyak masyarakat yang beralasan membawa sajam merupakan upaya untuk menjaga diri. Namun perbuatan tersebut sudah jelas melanggar hukum karena berpotensi untuk tindak kriminal.
Sementara Kapolres Ogan Ilir, AKBP Imam Tarmudi menuturkan, sajam kerap menjadi persoalan serius terhadap tingkat kriminalitas di Ogan Ilir, Karena, tindak pidana seperti curat dan curanmor, kerap menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
“Membawa sajam bukan budaya, melainkan kebiasaan dari masyarakat,” katanya.
Disebutkan, wilayah Kabupaten Ogan Ilir dahulu hutan, sehingga warga terbiasa membawa sajam sebagai alat menjaga diri, namun, saat ini ada pergeseran orang membawa sajam untuk membunuh ataupun tindak pidana lainnya, tambahnya.













