OPINI/Artikel

UNPAK Love You

adminsigiku.com
×

UNPAK Love You

Sebarkan artikel ini

Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)

Universitas Pakuan Bogor adalah salah satu universitas terbaik di negeri ini. Mahasiswanya terus melonjak dan mendapat kepercayaan dari masyarakat. Setiap universitas punya unikasi dan keunggulan sendiri. UNPAK termasuk salah satu perguruan tinggi yang memberi kesan positif bagi para mahasiswa sebagai pemakai jasa layanan pendidikan.

UNPAK Khusus strata 2 dan 3 punya sejumlah dosen yang mengesankan dan sangat memberi peningkatan kapasitas bagi para mahasiswa. Para “guru hebat’ di UNPAK itu antara lain Prof. Bibin, Prof. Entang, Prof. Soewarto, Prof. Bily, Prof. Eko, Prof. Thamrin, Dr. Rita, Dr. Widodo, Dr. Oding, Dr. Martinus, Dr. Eka dan sejumlah professor doktor lainnya.

UNPAK rekomendid menjadi kampus pilihan para mahasiswa S1 sampai S3. Maaf agak lebay, sejak lulus pascasarjana UNPAK sejumlah prestasi dan jabatan Saya raih. Ini bukanlah kebetulan namun terkait dengan ikhtiar belajar diri dan proses pembelajaran yang dialami di UNPAK. UNPAK sesuai dengan visinya “Unggul, Mandiri dan Berkarakter” memberi “sengatan” peningkatan kapasitas pada semua mahasiswanya.

Akan sangat beda performa dan “nasib” seseorang sebelum masuk UNPAK dan sesudah masuk UNPAK. Ada transformasi kapasitas diri setiap mahasiswanya. UNPAK layak menjadi kampus pilihan diantara banyaknya kampus di negeri ini, khususnya Jawa Barat. UNPAK bagi Saya pribadi telah menjadi “rumah ajaib” untuk terus belajar dan belajar.

Bahkan Rektor UNPAK Prof. Dr. Bibin Rubini senantiasa selalu mengeluarkan kata-kata motivatif dan humor intelektualnya. Plus. Prof. Dr. Entang yang khas sangat damai dan menyenangkan kuliah bersamanya, namun tetap subtantif dalam memberikan materi secara andragogik. Tidak ketinggalan Prof. Dr. Soewarto selalu melayani mahasiswa dengan hati dan rasa persahabatan.

Sebagai tambahan wawasan bagi pembaca simak pertanyaan Prof. Dr. Bibin Rubini pada mahasiswa S3nya. Seorang mahasiswa ditanya, “Apa bedanya sidang terbuka dan sidang tertutup?” Mahasiswa S3 menjawab dengan percaya diri dengan mengatakan bahwa, “Sidang tertutup hanya diikuti oleh para penguji dan mahasiswa yang diuji, sementara sidang terbuka bisa disaksikan oleh masyarakat umum”.

Sambil tersenyum Prof. Bibin mengatakan bahwa “Sidang tertutup itu buka-bukaan dan sidang terbuka itu ditutup tutupi”. Ahaa, kelakar Prof. Bibin memang renyah. Sejumlah kelakar intelektual akan kita dapatkan di UNPAK. Bahkan di UNPAK 15 tahun yang lalu bersepakat bahwa tesis dan disertasi yang baik itu adalah yang selesai dikerjakan. Sukses UNPAK, sehat selalu para dosen Ku. Love You UNPAK !