Pewarta : Roy P
Kota Ambon – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Ambon menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan tema “Konsolidasi Kemenangan Pileg, Pilpres dan Pilkada 20224″, Rabu (10/08/2022) berlangsung di Hotel Manise.
Hadir dalam Rakerda, Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisutta, Pejabat Walikota Ambon yang diwakili Kesbangpol, Suitella, Kader Partai Golkar dan tamu undangan lainnya.
Ketua DPD Golkar Max M.Siahay,S.A.P dalam sambutannya mengatakan, Partai Golkar adalah pemenang Pilkada 2017, dan Pileg pada 2019 itu harus dipertahankan di Tahun 2024.
“Kita siap untuk memenangkan Pilpres, Pilkada dan Pileg 2024, sesuai dengan hasil rapat kita bersama dengan KPU beberapa hari kemarin,” katanya.
Ia berharap jumlah kursi di DPRD Kota Ambon bisa meningkat dari 35% menjadi 40% pada Tahun 2024 nanti.
“Harapan saya selaku Ketua DPD Partai Golkar, di tahun kemarin itu ada 4 (empat) Dapil yang terwakili, mudah – mudahan di Tahun 2024 bisa bertambah 1 (satu) menjadi 5 (lima) Dapil, dan dari 5 (lima) Dapil tersebut, kita bisa mendapat penambahan kursi,” tuturnya.
Siahay menambahkan, Golkar Berjaya di Tahun 2024 ini akan menjadi harapan seluruh Kader Partai Golkar Kota Ambon.
“Kegiatan Rapimda dan Rakerda ini sangat Strategis sebagai momentum untuk mengkonsolidasi ulang menyambut momen Politik 2024,” katanya lagi.
Ditempat yang sama Pj.Walikota Ambon dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Kesbangpol mengatakan, bahwa Partai Golkar bukan hanya sebagai wadah persiapan seseorang dalam menduduki jabatan di lembaga legislatif, dan juga executif, tetapi juga berperan mengintegrasikan individu atau kelompok masyarakat kedalam sistem politik serta memperjuangkan kebijakan partai berdasarkan aspirasi dan kepentingan masyarakat.
“Partai politik dituntut untuk melaksanakan peran dan fungsinya sebagai lembaga perumus sarana untuk mencapai cita cita bangsa, sehingga dituntut untuk mampu menggerakkan artikulasi arah dan tujuan partai itu sendiri, karena partai politik memiliki sejumlah kewajiban,untuk melakukan sosialisasi politik pembekalan rekrutmen,serta komunikasi politik kepada semua warga negara,” katanya.













