Pewarta: Steven Gervan
Koran Sinar Pagi, Sumedang – Dalam rangka memperkenalkan kepada masyarakat luas, sanggar tari Dangiang Kutamaya yang dinaungi oleh Yayasan Nazir Wakaf Pangeran Sumedang (YNWPS) dan Karaton Sumedang Larang (KSL) mengadakan acara Muhibah di Dsn Sindang RT04 RW02, Desa Rancakalong, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Minggu 19 November 2023.
Ketua Sanggar Seni Dangiang Kutamaya pada saat dilokasi, Hj. Fetti Soemawilaga mengatakan, untuk menjaga kelestarian peninggalan dari para leluhur, kami selalu mengadakan latihan tarian setiap minggunya yang berlokasi di komplek Museum Prabu Geusan Ulun. Minggu (19/11/2023)
“Adapun kegiatan yang dilakukan kali ini adalah salah satu program dari Dangiang Kutamaya yaitu Muhibah Seni untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas yang mana Raja atau Radya Anom turun gunung, bertujuan bahwa Karaton Sumedang Larang ada untuk masyarakat umum,” ucapnya
Rangkaian acara pada kegiatan ini yaitu menampilkan beberapa tarian ka – Sumedangan seperti tarian Suraning Pati besar, Ekalaya pemula, Topeng 1, Suraning Pati kecil, Jayengrana dan Topeng 2.
Selain itu, Radya Anom KSL YM Rd Luky Djohari Soemawilaga menambahkan, kami haturkan terimakasih banyak kepada seluruh pihak terkait yang sudah menerima tarian Dangiang Kutamaya dengan sangat baik, tidak lupa melihat antusiasme masyarakat pun yang hadir semoga bisa menjadi daya tarik untuk belajar lebih mengenal budaya yang ada di Kabupaten Sumedang ini khususnya.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti latihan seni tarian Dangiang Kutamaya bisa langsung mendatangi sanggar tari Dangiang Kutamaya di komplek Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang.
Lanjut dilokasi, Camat Rancakalong, Cecep Supriatna memaparkan, kami dari pemerintah Kecamatan Rancakalong sangat apresiasi atas terselenggaranya kegiatan-kegiatan seperti ini yang digagas langsung oleh Sanggar Seni Dangiang Kutamaya dibawah naungan Karaton Sumedang Larang dan Yayasan Nazir Wakaf Pangeran Sumedang.
“Melalui kegiatan seperti ini tentunya banyak hal yang dapat kita ambil manfaatnya seperti menjaga seni, tradisi, adat dan budaya yang ada di Kabupaten Sumedang,” tutupnya
Turut hadir dalam acara, Radya Anom KSL YM Rd Luky Djohari Soemawilaga beserta keluarga Karaton Sumedang Larang, Forkopimcam beserta jajarannya, Forkopimdes, serta masyarakat.*****













