Pewarta : Fadhel
Kabupaten Sukabumi – Pengurus Forum Silaturahmi Kecamatan Sehat (FSKS) se-Kabupaten Sukabumi masa bakti 2025–2030 resmi dilantik di Pendopo Sukabumi, Kamis (24/9/2026).
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) bersama unsur kecamatan dan Puskesmas. Dalam kegiatan itu, capaian Open Defecation Free (ODF) menjadi salah satu perhatian Pemkab Sukabumi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengatakan, Kabupaten Sukabumi sebelumnya berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Padapa pada 2015, Wiwerda pada 2017, serta Wistara pada 2019 dan 2021.
Namun, capaian tersebut tidak berlanjut dalam penilaian KKS 2025. Salah satu kendalanya adalah capaian ODF yang baru sekitar 70 persen, sementara persyaratan minimal mencapai 80 persen.
“Walaupun penilaian kita ke pusat sudah bagus, tetapi ketika ODF kita masih di bawah batas yang disyaratkan. Karena itu, capaian ini perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Ade.
Ia meminta FSKS, camat, dan Puskesmas memperkuat koordinasi serta menggerakkan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan lingkungan di masing-masing wilayah.
Sementara itu, Wakil Ketua FSKSS Hj. Erni Ade Suryaman menegaskan, pelantikan FSKS bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi awal pengabdian kepada masyarakat.
“Forum Silaturahmi Kecamatan Sehat memiliki peran strategis sebagai garda terdepan,” katanya.
Pemkab Sukabumi berharap penguatan FSKS dan koordinasi lintas sektor dapat mendorong peningkatan kesehatan masyarakat serta mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat.













