Foto Ilustrasi : Anak Tiri Tusuk Ibu
Pewarta : Ida
Kota Bandung — Seorang perempuan berinisial AT (53) meninggal dunia setelah diduga ditusuk anak tirinya, DH (32), di sebuah rumah di Jalan Pamitran, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, Minggu (27/9/2026) sore.
Kapolsek Panyileukan AKP Anang Suryana mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.47 WIB saat korban dan terduga pelaku berada di dalam rumah. Sementara ayah kandung DH diketahui sedang berada di luar rumah.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, sekitar pukul 17.30 WIB, DH turun dari lantai dua menuju lantai satu dengan membawa pisau dapur dan alat kejut listrik atau stun gun.
DH kemudian menghampiri AT dan menempelkan alat kejut listrik tersebut ke tubuh korban hingga korban terjatuh. Setelah itu, DH diduga menusuk korban menggunakan pisau.
“Tak lama kemudian lalu DH menusuk korban,” kata Anang saat dikonfirmasi, Minggu (27/9/2026).
Setelah kejadian, DH disebut berada di ruangan belakang warung. Sejumlah tetangga kemudian datang ke lokasi setelah mengetahui adanya peristiwa tersebut.
Ayah kandung DH, W, selanjutnya membawa AT ke Rumah Sakit Ujung Berung untuk mendapatkan pertolongan. Namun, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Polisi Dalami Dugaan Motif
Polisi masih mendalami motif penusukan tersebut. Berdasarkan keterangan awal terduga pelaku, aksi itu diduga dilatarbelakangi dendam terhadap ibu tirinya.
DH disebut merasa korban berupaya mengambil harta berupa rumah. Selain itu, persoalan pemberian makanan juga disebut menjadi bagian dari permasalahan yang memicu dendam tersebut.
“Menurut keterangan terduga pelaku sudah lama menyimpan dendam tersebut terhadap ibu tirinya sendiri dan melakukan aksinya di saat terduga pelaku dan korban hanya berdua di rumah tersebut,” ujar Anang.
Usai menerima laporan, polisi mendatangi lokasi kejadian dan memasang garis polisi. Petugas juga mengamankan lokasi, membawa korban ke rumah sakit, serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Kasus tersebut kini ditangani Polsek Panyileukan untuk proses hukum lebih lanjut.













