Peristiwa

Diduga Keracunan Usai Makan di 88 Seoul Bandung, Kemenkes Minta Investigasi Otoritas Setempat

adminsigiku.com
×

Diduga Keracunan Usai Makan di 88 Seoul Bandung, Kemenkes Minta Investigasi Otoritas Setempat

Sebarkan artikel ini

Foto Ilustrasi : Pasien Keracunan

Pewarta : Ida

Kota Bandung – Sejumlah pelanggan restoran Korea 88 Seoul di 23 Paskal Bandung diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan di restoran tersebut. Keluhan yang dilaporkan meliputi diare, mual, muntah, nyeri perut hingga demam dan menggigil.

Jumlah pelanggan yang diduga terdampak disebut mencapai lebih dari 200 orang. Namun, angka tersebut belum terkonfirmasi secara resmi.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan kasus dugaan keracunan makanan yang bersifat lokal akan ditangani dan diinvestigasi oleh otoritas kesehatan di daerah.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan investigasi dapat melibatkan puskesmas, dinas kesehatan, hingga Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) setempat.

“Kasus lokal seperti ini akan diinvestigasi dan ditangani oleh puskesmas, dinkes dan Balai POM setempat,” kata Aji saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026).

Dugaan keracunan tersebut mencuat setelah sejumlah pelanggan menyampaikan pengalaman mereka melalui media sosial. Mereka mengaku mengalami gangguan kesehatan setelah makan di restoran tersebut.

Di Threads, bahkan beredar klaim jumlah pelanggan yang terdampak mencapai 284 orang. Kendati demikian, angka itu hingga kini belum mendapat konfirmasi resmi dari otoritas terkait.

Salah satu pelanggan melalui akun Threads @nittachandra mengaku mengalami diare dan demam tinggi setelah makan di restoran tersebut pada 3 Oktober 2026.

“Subuhnya langsung diare sampe 3x, besoknya sampe demam tinggi dan menggigil,” tulisnya pada 5 Oktober.

Ia juga mengaku mengalami diare hingga sekitar 15 kali dan kemudian memeriksakan kondisinya. Menurut pengakuannya, keluhan tersebut dinyatakan berkaitan dengan keracunan makanan.

Keluhan serupa disampaikan akun @nikearh. Ia mengaku datang bersama keluarganya ke restoran tersebut pada tanggal yang sama. Setelah makan, suami dan salah satu anaknya disebut mengalami demam dan diare berulang.

“Aku sekeluarga juga makan tanggal segitu, malamnya anak aku sama suami aku demam diare sampai berkali – kali,” tulisnya.

Sementara itu, akun @adrian.hkg pada 6 Oktober mengaku makan di restoran tersebut bersama seorang temannya pada 3 Oktober. Keduanya kemudian mengalami keluhan berupa demam, menggigil, mual dan diare.

88 Seoul Tutup Sementara

Di tengah munculnya laporan dari sejumlah pelanggan, pihak 88 Seoul 23 Paskal Bandung menyatakan menghentikan sementara operasional gerai pada 7 – 8 Oktober 2026.

Penghentian operasional dilakukan untuk pembersihan dan sanitasi menyeluruh serta evaluasi terhadap proses dan standar operasional restoran.

“Sebagai tindak lanjut atas laporan yang telah kami terima dari sejumlah pelanggan, 88 SEOUL 23 Paskal Bandung akan menghentikan sementara operasional pada 7 – 8 Oktober 2026,” demikian keterangan resmi pihak restoran.

Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang mengalami kondisi tidak menyenangkan setelah berkunjung.

Pihak restoran menyatakan keamanan, kualitas dan kenyamanan pelanggan menjadi prioritas. Manajemen juga mengaku akan memberikan perhatian serta pendampingan yang dibutuhkan kepada pelanggan dengan memprioritaskan kondisi kesehatan mereka.

Hingga kini, jumlah pasti pelanggan yang mengalami gangguan kesehatan serta penyebab keluhan tersebut masih menunggu hasil penanganan dan investigasi dari otoritas kesehatan terkait.