Pewarta : Kevin
Kab. Sumedang – Milad ke-47 Pengajian Al Hidayah DPD Kabupaten Sumedang berlangsung dengan penuh semangat. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD Al Hidayah Kabupaten Sumedang, Hj. Yuslita Sumartini Bilqis, S.M. yang akrab disapa Bunda Bilqis.
Milad tahun ini menjadi momentum istimewa bagi Bunda Bilqis. Pasalnya, hanya dua hari sebelum pelaksanaan milad, dirinya dipercaya terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang periode 2025–2030.
Kepercayaan tersebut menambah warna tersendiri dalam perjalanan Bunda Bilqis bersama Al Hidayah. Sebelumnya, pada milad tahun lalu, Bunda Bilqis dipercaya untuk memimpin DPD Pengajian Al Hidayah Kabupaten Sumedang.
Dalam Milad ke-47 kali ini, Al Hidayah tidak hanya menggelar kegiatan seremonial. Sejumlah program organisasi turut dilakukan, salah satunya lomba administrasi antar-kecamatan yang menjadi bagian dari upaya mendorong tertib administrasi dan penguatan organisasi.
Sebagai bentuk apresiasi, Al Hidayah juga memberikan uang pembinaan kepada enam kecamatan terbaik yang dinilai mampu menunjukkan kinerja administrasi dengan baik.
Bunda Bilqis mengatakan, perjalanan Al Hidayah selama 47 tahun merupakan proses panjang yang harus terus dijaga dengan semangat kebersamaan.
“Milad ke-47 ini bukan hanya tentang bertambahnya usia organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan memperkuat kebersamaan. Saya berharap Al Hidayah semakin solid, semakin tertata dan semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bunda Bilqis, Kamis (08/10).
Menurutnya, penghargaan kepada enam kecamatan terbaik diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Al Hidayah untuk terus meningkatkan kinerja organisasi.
Bunda Bilqis juga berharap pelaksanaan milad pada tahun mendatang dapat berlangsung lebih meriah dengan menghadirkan lebih banyak kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
“Harapan saya, milad tahun depan bisa lebih meriah. Yang paling penting, keberadaan Al Hidayah DPD Kabupaten Sumedang bisa terus memberikan manfaat yang lebih luas, bukan hanya bagi anggota, tetapi juga bagi masyarakat,” katanya.
Dengan usia yang telah mencapai 47 tahun, Al Hidayah diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan eksistensinya, tetapi juga terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan dan pengabdian.











