Pewarta : Tim Liputan Khusus
Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung,- Terpantau Tim Liputan KSP (21/09/2020), puluhan sopir tergabung Komuniti Ambulan Paciran mendatangi Kantor Kecamatan Pasirjambu dan diterima oleh Camat, Rahmat. Pada kesempatan tersebut , Kepala Desa Cukang genteng minta maap kepada seluruh sopir ambulan di Kec. Pasirjambu, Ciwidey, Ranca bali.
Sementata itu Ketua Komintas Ambulan Paciran H. Rio saat diwawancara tim liputan di halaman Kantor Camat Pasirjambu, memberikan keterangan kami beserta teman-teman sopir ambulan datang ke kantor Kec. Pasirjambu ingin klarifikasi perihal yang disampaikan Kepala Desa Cukanggenteng, Rosiman beberapa hari lalu di facebook yang menyinggung perasaan kami sebagai Komuniti Sopir Ambulan Paciran (Pasir jambu, Ciwidey, Rancabali), “Kami ingin mempertanyakan maksud ucapan Pak Rosiman, “tutur H. Rio
Selanjutnya tim liputan mewawancarai Rosiman dan membenarkan apa di sampaikan H. Rio, “Itu hanya mis komunikasi, “awal mulanya warga IM (nama samaran) mau pake mobil ambulan, namun sopirnya sedang ada kegiatan di luar sehingga tidak memakai mobil ambulan Desa Cukanggenteng. IM pinjam mobil ke Desa lain di wilayah Kec. Pasirjambu dan tiba-tiba beredar di Facesbook. Sebagai Kepala Desa Cukanggenteng saya persilahkan bagi warga yang membutuhkan ambulan untuk berobat ke rumah sakit. Terutama bagi warga yang kritis dan tidak di pungut biaya (gratis). Saran saya yang disampaikan di facebook mungkin membuat teman-teman sopir ambulan di paciran tersinggung. Namun tadi kami sudah minta maap kepada seluruh sopir ambulan di paciran dan kami langsung tanda tangani surat pernyataan, tidak akan mengulangi perbutan yang menyinggung perasaan komuniti sopir paciran, “pungkas Rosiman.
Pada Kesempatan yang sama Camat Pasir jambu menyampaikan pesan utamanya kepada Kepala Desa Cukanggenteng, agar lebih bijak melayani masyarakat, kalau ada permasalahan sekecil apapun harus hati-hati jangan sampai menyinggung perasaan warga.
Lebih jauh Camat Pasiirjambu menyatakan ambulance di Desa wilayah Pasirjambu khususnya umumnya di Paciran agar melayani warga masyarakat yang membutuhkan terutama yang kritis, “teman-teman sopir ambulan kan sebagai tenaga kemanusian,”ujar Rahmat

