Terkait Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemkab.Garut, Ketua DPD Laskar Indonesia Angkat Bicara

0
163

Pewarta : Agus Lukman

Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Terkait hasil pengumuman No : 015 /Ext-10/Pansel -Grt/ 2020 tentang hasil penilaian makalah peserta seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama dalam rangka seleksi kompetensi teknis calon pejabat pimpinan tinggi pratama dilingkungan pemerintahan kabupaten garut, telah dilakukan penilaian makalah, yang terdiri dari sistemtika inivasi, konteks data, serta analisis kepada 15 (lima belas).

Ketua DPD laskar indonesia kabupaten Garut, Dudi Sipriyadi berkomentar, siapapun nantinya yang dipilih menduduki jabatan kepada dinas BAPEDA, kepala dinas pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan kepala dinas tenaga kerja dan trasmigrasi haruslah sesuai dengan mekinisme berdasarkan peraturan perudang undangan dan harus tepat dan akurat dalam menentukan pilihan jangan salah orang tapi harus disesuaikan dengan kebutuhan dalam rangkat optimalisasi peran dan fungsi pemerintah daerah garut untuk menuju visi dan misi yang ditargetkan yang tertuang di RPJMD garut 2018 sd 2024 agar terwujud .

DPD laskar indonesia garut mengkritik kinerja BAPEDA garut dalam optimalisasi perencaan yang melibatkan partisipasi masyarakat perlu dilakukan khusus DPD laskar indonesia garut menilai dalam presfektif kesuai perencaanaan , pengangaran masih belum sesuai atara aspirasi masyarakat lewat saluran musrembang tingkat desa , musrembang kecamatan dan musrembang kabupaten terindikasi masih tarik menarik antara kepentingan kelompok dan kepentingan masyarakat yang dipengaruhi politik balas jasa .

Dudi tegaskan Jangan sampai rencana kerja pemerintah daerah dalam perencanaan bagus tapi dalam penganggaran banyak kegiatan yang masuk dalam APBD, sementara program prioritas banyak yang hilang atau tergantikan judul program baru, jelasnya pada sigiku.com, melalui pesan whatsappnya, Selasa (20/10/2020)

Lanjut Dudi artinya bagaimana sebetulnya hasil musrembang tersebut? dan di pertanyakan juga tingkat konsistensi rencana kerja pemerintah daerah yang tidak terealisasi dalam penganggaran .

DPD laskar indonesia garut berharap banyak, nantinya yang memimpin BAPPEDA dikabupaten Garut, tidak di interpensi oleh siapapun, pungkasnya.