Peristiwa

Pungli Berjamaah Diduga Terjadi Di Tubuh PT.Simone

adminsigiku.com
×

Pungli Berjamaah Diduga Terjadi Di Tubuh PT.Simone

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Syafrans

Koran SINAR PAGI, Kab.Bogor,- Belakangan ini masyarakat merasa resah atas buruknya management PT. Simone terkait proses penerimaan karyawan, perpanjangan masa kontrak dan pengangkatan karyawan tetap yang diberlakukan oleh pihak perusahaan yang memproduksi ” TAS BRANDED ” ekspor yang terletak di Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor.

Secara geografis perusahaan tersebut bersebelahan langsung dengan Kantor Kecamatan serta Polsek Gunung Putri hal itu idealnya memudahkan untuk mekakukan pengawasan dari kedua institusi pemerintah agar perusahaan tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan atau peraturan pusat maupun daerah serta memberikan kontribusi bagi pembangunan serta membuka kesempatan lapangan pekerjaan khususnya bagi masyarakat sekitar.

Kendati demikian, fakta dilapangan tidak mengurungkan niat oknum – oknum yang tak bertanggung jawab ditubuh PT. Simone untuk meraup pundi-pundi rupiah demi kepentingan kelompok, pribadi serta kroni – kroni mereka. Meskipun hal tersebut dilakukan diluar ketentuan bahkan tanpa landasan hukum yang jelas sebagai acuan, atau “PUNGLI ” yang ditengarai makin menjamur dan terkesan tidak tersentuh hukum. (UU/PP/Perda/PERGUB/PERBUP)

Kemana alokasi dana yang dihimpun, adakah masuk ke- KASDA sebagai IN COME untuk mendongkrak PAD / CONVIDENT ataukah moment tersebut hanya dijadikan ajang ajimumpung dan akal – akalan pihak tertentu demi meraup pundi – pundi rupiah.

Tidak tanggung – tanggung, disinyalir ajang pungli berjamaah ditubuh PT. Simone diduga kuat melibatkan orang – orang yang berpengaruh sehingga dengan kepiawaianya melakukan pran masing – masing dengan bermacam modus dan dalil. Mulai dari pengawas, HRD bahkan hingga Manager perusahaan. Dalam artian, hal tersebut sudah menjadi rahasia umum, itulah modus overandi mereka dengan balutan recruit/penerimaan karyawan, perpanjangan masa kontrak hingga pengangkatan karyawan tetap.

Seementara itu, ditempat terpisah, Ketua LSM AMPERA (Amanat Perjuangan Rakyat) bung ANWAR, SH. MH., angkat bicara, “Seperti diketahui saat ini kita masih melakukan kajian / telaah guna mendalami akan adanya dugaan PUNGLI yang melibatkan orang dalam dan berpengaruh pada perusahan tersebut terkait skandal terselubung yang terorganisir, sistematis dan masiv seputar dugaan PUNGLI ditubuh PT. SIMONE yang jelas – jelas dilakukan secara melawan hukum serta sudah mengangkangi ” PER – PRES – 87 ” (saber pungli),”Ungkap bung Anwar disela kesibukanya, ini berdasarkan laporan masyarakat yang merasa terbebani atas kebijakan perusahaan,”tambah bung Anwar


Masih kata Bung Anwar, “Apabila memang terbukti, kita tidak akan mentolerir, bagi siapa saja yang terlibat akan kita usut sampai tuntas, bahkan hingga kepada pihak terkait apakah itu dinas terkait yang menaungi atau siapa saja nantinya karena tidak menutup kemungkinan ada BACKING pihak tertentu sehingga hal serupa kian merebak. Intinya kita akan dorong / suport penuh bagi aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti demi penegakan supremasi hukum, tidak boleh ada pembiaran oleh pihak terkait apalagi sampai cawe – cawe. Tidak boleh ada sabotase apalagi terkesan kebal hukum di negri ini, “pungkasbung Anwar.

Sementara itu pihak Manajer sulit sekali dihubungi wartawan, pada satu kesempatan pihak manajer, (choi Hj red) menjawab WA wartawan “mau ancam aku” dijawab wartawan, itu tidak ancam, kami cuma konfirmasi, itu salah satu kode etik, tidak boleh bikin berita sepihak. Manager (Choi Hj. red) membalas wa wartawan, terus kamu mau apa? dijawab wartawan, “tanggapan manajemen seperti apa untuk melengkapi berita yang akan kita terbitkan? Choi Hj menjawab “jangan harap management, balaslah kamu mau apa?

Berikut Screen Shot Chat wartawan dengan manajer PT. Simone.

Sangat jelas terlihat upaya upaya manajer PT.Simone menghalang halangi tugas wartwan dan ini melanngar UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers