Syaiful Huda Bela Guru Honorer !

0
210

Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)

Adalah Syaiful Huda Ketua Komisi X DPR RI menyatakan dengan lantang bahwa “Di mata Saya profesi yang harus diutamakan untuk diangkat menjadi PNS adalah guru, bukan jalur PPPK”. Selanjutnya Ia mengatakan PPPK cocok untuk pegawai kementerian maupun kelembagaan negara lainnya. Pernyataan ini cukup subtantif dan mewakili kebatinan para guru.

Syaiful Huda menyatakan profesi guru terutama guru honorer adalah profesi paling terhormat di negara ini. Profesi ini membawa keteladanan bagi anak didik, komitmen kuat bagi pendidikan masa depan bangsa dan dedikasi luar biasa sebelum menjadi PNS. Mem-PNS entitas guru honorer bagi Syaiful Huda adalah penting dan harus menjadi priotitas.

Ia pun menyatakan bahwa kuota PNS berikan semuanya untuk kuota guru seluruh Indonesia. Pegawai kementerian cukup PPPK, PNS berikan saja pada entitas guru. Pentingnya komitmen bersama agar guru mendapatkan perhormatan statusnya. Bisa, ini bisa dilakukan, menurutnya. Narasi Syaiful Huda ini menjelaskan bahwa “habiskan” guru yang honorer hari ini menjadi PNS.

Sesudah para guru menjadi PNS baru kemudian pekerja lain di PNS kan. Pemerintah harus punya komitmen kuat untuk menghormati dan memuliakan guru. Ia berharap pemerintah lebih cius dalam memperhatikan nasib para guru honorer yang sudah lama mengabdi, berumur terus menua dan nasibnya gonjang ganjing. Sebagai aktivis PGRI Saya apresiasi pada Syaiful Huda yang berteriak lantang untuk nasib guru.

H.Syaiful Huda (lahir di Bandung, Jawa Barat, 22 April 1977; umur 44 tahun) adalah politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota DPR-RI sejak 1 Oktober 2019. Ia mewakili daerah pemilihan Jawa Barat VII, yang meliputi Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Bekasi. Huda merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa, Ia menjabat sebagai Ketua Komisi X DPR-RI.

Semoga para politisi tidak hanya tiduran di ruang paripurna, mejeng di baliho ruang publik dan menikmati fasilitas negara dengan unyu-unyu. Kehormatan entitas politis senayan didapatkan karena pilihan rakyat. Menjadi politisi hanya “setor” pada partai tanpa cius membela nasib rakyat khususnya rakyat guru honorer tentu tak elok. Kita doakan politisi yang wow tetap sehat dan terus bela rakyat yang tertindas.