Pewarta : Heru Sugiman
Kabupaten Garut – Sebelum disasar pembangunan, terminal bus yang berada daerah Ciawi tlTali di Desa Haur Panggung, Kec.Tarogong Kidul itu tampak kumuh dan tidak teratur.
Selain infrastruktur, ada banyak keluhan dari para penumpang soal calo, premanisme, copet hingga minimnya fasilitas penunjang bagi penumpang.
Namun, berbagai masalah tersebut kini tidak dijumpai usai beberapa waktu yang lalu terminal seluas 2 hektare itu dibangun melaui anggaran pemerintah pusat, sekitar Rp.60 miliar.
Hasilnya, kini terminal antar kota yang dikelola oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) itu tampak memepesona, tertata, bersih bahkan kekinian karena beberapa bagian telah memanfaatkan teknologi informasi.
Dari segi bangunan, tampak serasa mentereng ketika penumpang memasuki ruang tunggu, terang karena banyak lampu penerangan hingga dingin karena berjajar AC di berbagai tempat .
Terminal bus Ciawi Tali Garut sekarang memang sudah berubah terlihat bersih dan nyaman.
Seorang penumpang bus antar kota yang baru saja turun dari sebuah bus di wawancara bernama Asep Muklas warga Cikajang mengatakan terminal guntur ciawi tali Garut sekarang sudah jauh berbeda, tidak kumuh, ada lori yang membawa barang penumpang gratis, Toilet gratis dan tempatnya nyamann dan bersih dan para petugas siap menberikan pelayanan, tandasnya.
Dilain pihak Kepala terminal Guntur Ciawi Tali Sopyan Saat di konfirmasi di ruang kerja menyampaikan itu sudah menjadi komitmen kami melakukan pelayanan untuk para penumpang seoptimal mungkin, kenyaman dan kebersihan terminal kita tetap jaga dan paslitas pasilitas penunjang sudah di sediakan oleh kami, sekarang kewenangan pengelolaan terminal Bus Guntur Ciawi Tali ada dalam kewengan pemerintah pusat, pungkas Sopyan.
