Pewarta : Jeky EPSA
Koran SINAR PAGI, Kab.Sumedang,- Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Kab. Sumedang kini sedang melakukan rekruitmen pegawai dan proses itu sekarang sudah di tahap seleksi administrasi, selanjut nya ada tes akademis dan terakhir tes wawancara. Namun untuk proses yang sekarang berlangsung pesertanya diambil dari pendaftar yang dulu pada akhir tahun 2019 mendaftar namun proses nya sempat terhenti akibat ada moratorium dari Sekda Sumedang.
Hal itu diungkapkan, Direktur RSUD Sumedang, Dr. dr. H. Aceng Solahudin Ahmad, M.Kes melalui Wakil Direktur Umum ( Wadirum), Herry Nugraha, SE saat ditemui koransinarpagijuara.com, di ruang kerjanya, Rabu, (23/3/22).

Dikatakan dia, adapun jumlah pelamar pada tahun 2019 lalu jumlah nya mencapai 3000 orang.
” Dulu mereka melamar secara online di web RSUD Sumedang dan sempat terhenti proses penerimaanya karena ada moratorium dari Pak Sekda Kabupaten Sumedang “, ujar nya.
Dan sekarang, lanjut dia, proses itu dibuka kembali tetapi sebelumnya tentu ada regulasi yang dikeluarkan Sekda dan Bupati Sumedang sebaga landasan.
Awalnya , kata Herry, kekosongan tenaga perawat itu akibat adanya mereka yang lolos mengikuti PPPK dan juga PNS yang diadakan oleh pemerintah pusat, ” Ada 30 orang perawat yang lolos masuk tes PPPK dari RSUD, sehingga dengan demikian mengakibatkan berkurang nya tenaga perawat di sini (RSUD) ini karena mereka diterima dibeberapa Puskesmas yang juga masih di Kabupaten Sumedang “, jelas Herry.
Namun mereka, tambah dia, kini masih berada di RSUD Sumedang belum menempati ke puskesmas masing – masing itmm karena menunggu hasil seleksi yang kini sedang berlangsung untuk menggantikan posisi mereka.
Untuk penerimaan yang kini sedang berjalan , dijelaskan Herry lagi, quotanya ada 123.
” Untuk lowongan yang 123 itu diantaranya kebutuhan untuk mengisi tenaga dokter, perawat, apoteker, radiograper, administari dan tenaga elektromedis yang sebelumnya kebutuhan itu sudah diperhitungkan dengan peraturan dari Kemenkes”, tukas nya.
Selanjutnya tukas Herry, setelah selesai proses rekruitmen tahap pertama maka selanjut nya akan diadakan rekruitmen tahap kedua dan itu juga tebuka untuk umum.
” Untuk tahap ke dua ini kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kabupaten Sumedang, “pungkasnya.
