Pewarta : Ok
Koran SINARPAGI,Kab.Tulungagung,- Ratusan mahasiswa tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Persatuan Mahasiswa Islam Indonesian (PMII) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Tulungagung menggelar aksi demonstrasi didepan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Tulungagung, Rabu (13/4).
Masa HMI telah menguasai jalan depan gedung DPRD sejak pukul satu siang, dan masa BEM menyusul satu jam kemudian.
Dalam demonstrasi tersebut mahasiswa menuntut, agar berbagai persoalan bangsa harus segera disikapi oleh pemerintah, baik yang dipusat maupun yang didaerah.
Diantara isu yang mereka tuntut adalah, penundaan atau perpanjangan masa jabatan presiden, mahalnya minyak goreng, kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Bantuan Siswa Miskin di Tulungagung, dan maraknya korupsi yang terjadi akhir-akhir ini.
“Kami membangunkan mimpi mimpi anggota dewan, agar tergugah untuk selalu membela rakyat kecil, namun, gedung ini dikasih sekat pagar berduri,” ungkap Rizki Anggraini, salah satu orator dari HMI.
Bebagai macam sepanduk dibuat oleh mahasiswa, di antaranya: “Gemah Ripah Oligarki”, “Kepala Pundak Luhut Angkat Kaki”, “Banyak berharap banyak kecewa”.
Salah satu orator dari BEM mengenakan jas almamater mengatakan, pemerintah saat ini sedang tidak baik-baik saja. Menurutnya banyak kebijakan yang menindas rakyat kecil.
Bukan hanya Mahasiswa, Pegawai Negeri Sipil Daerah Kabupaten Tulungagung juga ikut menyaksikan demo dan banyak status Whatsap pegawai negeri sipil yang menampilkan video demo dan foto – foto demo. Apakah mahalnya minyak goreng, kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), juga ikut dirasakan oleh Pegawai Negeri Sipil.
