Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Hari Buku Nasional diperingati pada tanggal 17 mei setiap tahunnya. Penetapan Hari Buku Nasional merupakan upaya untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia. Dengan cara mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar cinta buku dan membaca.
Ketua Komunitas Literasi Galuh, Duta Baca Dispusipda Jabar, Rena Nurliana mengungkapkan sebagai aktivis literasi yang berperan memperjuangkan masyarakat untuk gemar membaca buku. Motivasi pertama mungkin karena di lingkungan sekitar saya masyarakat itu belum melek terhadap literasi, jelasnya kepada media cetak dan online di lantai 4 Dispusipda Jabar
“Awal saya mulai terjun atau dalam rangka pengabdian dalam bidang literasi, ketika saya sudah mendapatkan ilmu di Duta Baca Dispusipda Jabar. Dari ilmu itu direalisasikan di lingkungan khususnya di bidang literasi dan juga di bidang sekolah, bagi anak-anak yang putus sekolah. Sehingga nantinya, kalau misalkan udah cakap di bidang literasi. Maka anaknya pun bisa lebih minat melanjutkan sekolah” ucapnya
Menurut Rena Nurliana dengan bergabungnya menjadi pengurus duta baca Jabar. Saya ingin berkolaborasi dengan berbagai stakeholder ataupun instansi. Sehingga ketika Duta Baca Jawa Barat udah berkolaborasi akan dikenal oleh nasional bahkan internasional saat menjalankan fungsi dan perannya.

Diantara langkah yang telah dibangun untuk menguatkan peran duta baca di daerahnya ialah terbentuklah komunitas literasi Galuh yang didirikannya pada tahun 2020. Saat ini sudah ada anggotanya itu 48 orang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis. Berdirinya komunitas ini juga menjadikan motivasi saya untuk fokus bertugas di bidang literasi, berkoordinasi dengan pemerintah ataupun pihak swasta.
Sebagai modal mengajak supaya kita ikut mengabdi kepada masyarakat di bidang literasi. Nantinya kita tahu, seberapa pentingkah dan peduli kita terhadap di lingkungan. Melalui aktivitas bersama komunitas yang mewadahi teman-teman di lingkungan Kabupaten Ciamis.
Rena Nurliana menyarankan kepada yang belum gemar membaca, menurutnya agar tetap cinta terhadap buku atau agar kita ingin membaca dan juga hobi membaca. “Maka lakukanlah setiap hari ataupun rutin dengan minimal membaca 5 atau 10 menit, itu akan menjadi kita lebih tahu dengan dunia literasi,” ungkapnya pembaca buku Goresan Cinta Untuk Tuhan, buku yang berisi perasaan cinta untuk Tuhan yang merupakan buku motivasi anak muda yang ingin memajukan lingkungannya.
