Pekerja Proyek PUTR di Kp. Rancabedil Desa Lebakmuncang Kec. Ciwidey, Resah

0
207

Pewarta : Tim Liputan

Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung,- Beberapah pekan lalu Tim Liputan menyambangi proyek PUTR Kab. Bandung, di Kp. Rancabedil, Desa Lebak muncang, Kec. Ciwidey, Kab. Bandung.

MM (nama samaran) satu di antara para pekerja proyek PUTR, saat diwawancara Tim Liputan KSP, mereka resah, pasalnya sampai hari ini upah kerja tak kunjung dibayar sebagian, bahkan bahan material ke toko kami yang ngambil atas perintah pelaksana proyek, namun sampai hari ini tidak kunjung di bayar”, ungkap MM.

Selanjutnya Tim Liputan KSP mewawancara satu di antara buruh angkut material,  SJ (nama samaran). “kami juga sama pak belum di bayar, janji pelaksana setelah selesai pekerjaan dibayar, namun sampai hari ini  (berita ini di publikasikan) pelaksana proyek tidak kunjung membayar baik ke toko material, buruh harian dan ongkos angkut.

Lebih lanjut Tim Liputan mengecek pekerjaan PUTR di Kp. Rancabedil, menemukan bahan material batu warna merah diduga tidak sesuai spek dan papan proyek tidak kunjung dipampang.

Pada kesempayan lain Tim Liputan mengingatkan pelaksana proyek via tlp selulernya dan selang beberapa hari baru muncul papan proyek.

Hasil wawancara beberapa warga masyarakat di Kp. Rancabedil. “Kami mohon kepada kepala Dinas PUTR kab. Bandung, agar pelaksana tersebut tidak diberikan proyek di Kab Bandung, karena menimbulkan keresahan di masyarakat”, turur SJ.