Pewarta : Heri Kusnadi
Kabupaten Ogan Ilir – Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi merasa kecewa dengan kinerja seluruh Lurah, Camat, dan Kepala Puskesmas di Ogan Ilir. Pasalnya, Bupati Panca banyak menerima laporan keluhan dari masyarakat. Ia meminta kepada pejabat binaanya agar menghargai lebih waktu
Kekecewaan itu bertambah lagi pada saat Bupati Panca memimpin rapat pembinaan kepada Lurah, Camat, dan Kepala Puskesmas, ada beberapa orang yang tidak hadir dan juga terlambat datang ke ruang rapat. Seperti Lurah Payaraman Barat yang tanpa berita, Lurah Muarakuang yang sakit, Lurah Tanjungraja Timur yang berwakil dan 1 orang Camat Payaraman yang tidak hadir
“14 lurah yang ada hanya 11 0rang yang hadir, Jadi, yang tidak hadir pada hari ini tolong sampaikan jangan pernah datang lagi untuk rapat hari ini. Tolong juga hargai waktu, saya saja sebagai bupati selalu ontime datang. Coba kalian hitung berapa kali saya terlambat 30 menit setiap kegiatan,” katanya.
Dikatakan, ketidakdisiplinan tersebut sudah kerapkali terjadi, dimana dirinya sering mendapati kondisi masih sepi saat dirinya tiba dilokasi kegiatan rapat.
“Setiap kali saat saya datang keadaan masih sepi, Saya ontime karena menghargai waktu kalian yang sudah hadir, mungkin saja selain disini anda ada kegiatan lain, ini akan dinilai kinerja, berlaku juga untuk menilai TPP atau Tukinnya,” tegas Bupati Panca saat memimpin Rapat Pembinaan di Ruang Rapat Utama Bupati, Senin (18/7/2022).
Panca juga menyebut, bahwa Lurah, Camat, dan Kepala Puskesmas yang tidak hadir pada rapat pembinaan ini adalah mereka yang meminta jabatan, seharusnya, kata dia, para pejabat ini menunjukkan kinerjanya bukan malah sebaliknya.
“Bagaimana mau melayani masyarakat, rapat seperti ini saja tidak datang, padahal, yang memanggil ini bupati, dan jarang-jarang diajak rapat seperti ini,” lanjut dia.
Panca menambahkan, capaian kinerja para pejabat Lurah, Camat, dan Kepala Puskesmas juga dinilainya masih minim, padahal sudah memasuki setengah tahun di 2022, namun kendati demikian, Bupati Panca tidak langsung melakukan pergantian kepada pejabat tersebut.
“Saya mau mengkroscek langsung, apabila ada laporan atau keluhan dari warga, tidak serta merta langsung ganti atau rolling,” katanya.
