Pewarta : Tono Efendi
Koran Sinar Pagi, (Kota Tasikmalaya),- Terkait statement Kepala OJK Tasikmalaya Ganda Permana yang dinilai sepihak terkait Kredit Fiktif hingga Bank CIJ jebol Milyaran Rupiah, Forum Pemerhati Kebijakan Publik (FPK-P) Tasikmalaya, Ais Rais dalam waktu dekat ini akan mengundang pihak OJK Tasikmalaya atas statementnya kepada Koran Sinar Pagi yang menurut FPK-P keterangan Kepala OJK Tasikmalaya tersebut dinilai sepihak.
FPK-P sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat yang juga berfungsi untuk melindungi konsumen atau yang membutuhkan rasa keadilan, tentunya FPK-P dirasa perlu untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang merasa terdzolimi.
“Jika melihat dari permasalahan yang dibeberkan oleh perusahaan CV serta beberapa data yang berhasil di himpun FPK-P dari berbagai sumber, tentunya kami merasa terpanggil sebagai lembaga swadaya masyarakat untuk melindungi masyarakat terdzolimi yang membutuhkan rasa keadilan,” ucap Ais Rais kepada koran Sinar Pagi, Senin (25/7/2022) sore.
Apalagi jika menyimak statement Kepala OJK Tasikmalaya, yang dinilai sepihak seolah membela perbankan dalam hal ini Bank CIJ yang jelas jelas didalamnya diduga ada oknum orang dalam yang ikut bermain, kata Aktivis yang dikenal memiliki ciri khas dengan jaket kulitnya.
Ais pun menyoroti keterlibatan oknum ASN dibagian Pembangunan Setda Kota Tasikmalaya yang disinyalir ikut mendalangi modus pengajuan kredit fiktif ke Bank CIJ hingga Bank milik Pemkab Tasikmalaya itu jebol hingga Milayaran Rupiah.
Oleh karena itu, masih kata Ais, pihak FPK-P akan mengajukan surat audiensi ke Walikota cq Sekda Kota Tasikmalaya secara resmi dengan mengundang juga pihak OJK Tasikmalaya, untuk duduk bersama sama dalam satu meja, guna memberikan klarifikasinya terkait Musibah Bank CIJ yang katanya dinilai masih sehat tetapi dengan terjadinya kasus Jebolnya kredit fiktif ini, pihak OJK seolah ada keberpihakan kepada bank tersebut.
“Inshaa Alloh dalam waktu dekat ini, pihak FPK-P serta rekan kami dari JANUR akan melayangkan surat resmi berupa Audiensi dengan pa walikota cq sekda dengan mengundang dan menghadirkan pihak OJK Tasikmalaya, untuk duduk bersama mendengarkan keterangan lembaga pengawas perbankan ini, agar kasus tersebut bisa terang benderang terungkap dimana letak permasalahannya, hingga tidak ada lagi pihak pihak yang merasa dirugikan,” ungkap Ais.
Bahkan aktivis yang dikenal vokal ini, meminta untuk masalah tempat audiensi ini dilakukan di aula rapat khusus Sekda Kota Tasikmalaya, tidak dikantor OJK Tasikmalaya.
“Kami berharap sekali, jika dalam pertemuan audiensi dengan Pa Walikota cq Sekda dan OJK nanti, tempatnya di ruang rapat Aula Sekda Kota Tasikmalaya. Siapa tahu selain pengusaha CV hadir, juga oknum ASN dibagian pembangunan bisa dihadirkan pula, termasuk para pejabat pemangku kebijakan di tataran Pemkot Tasikmalaya,” pungkas Ais.
