Gubernur Jabar Buka Pelatihan Digital Leadership Academy

0
259

Pewarta : Arief

Kabupaten Sukabumi – Gubernur Jawa Barat, HM Ridwan Kamil, membuka pelatihan Digital Leadership Academy (DLA) di Gedung Sate, Bandung, Selasa (4/10/2022.

Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama dengan National University of Singapore (NUS) dengan mengusung tema “Digital Transformation : Smart City bagi pimpinan daerah se Jawa Barat”, diikuti 27 perwakilan dari kota/kabupaten se wilayah Jawa Barat, secara virtual.

Dalam kesempatan tersebut Ridwan Kamil mengatakan, teknologi digital yang terus berkembang pesat memicu perubahan tatakelola di tatanan pemerintahan, salah satunya, semua kegiatan rutin di pemerintahan bisa digantikan secara digital.

Program Digital Leadership Academy (DLA) ini digelar untuk menciptakan para pemimpin dari sektor publik agar menjadi SDM digital unggulan yang kemudian memiliki kapasitas untuk membawa transformasi digital Indonesia semakin maju.

“Semua yang aktivitas rutin akan digantikan oleh teknologi, seperti pengaduan dan lainnya. Jadi teliti serta fahami Standard Operating Procedure dan tupoksi semuanya,” ujar Gubernur.

Demikian juga di Jawa Barat, Lanjut Kang Emil, dilakukan reformasi PNS dengan memaksimalkan teknologi. Sehingga, PNS tidak hanya melakukan pekerjaan rutin. Sebab, mereka dituntut bekerja secara dinamis dan mengadaptasi perkembangan teknologi.

“Semua terus dilakukan digitalisasi artinya tupoksi yang rutin akan dikonversikan,” tambahnya.

Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman yang hadir dalam acara penting tersebut mengatakan, Pemkab.Sukabumi sedang mempersiapkan agenda tatakelola pemerintahan dan layanan publik berbasis digital.

“Para pegawai yang ada harus memahami dan mampu mengaktualisasikan teknologi digital dalam pekerjaannya, untuk mewujudkan layanan prima yang efisien efektif dan bermanfaat tinggi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Ade, untuk meningkatkan pengetahuan mengenai Digital Leadership Academy, Pemkab Sukabumi telah mendelegasikan Diskominfosan untuk mengikuti pelatihan dan mendiseminasikan kembali hasilnya nanti.

“Kami berharap DLA ini akan memberikan kontribusi optimal terhadap agenda Smart City di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.