Liputan Khusus

Dr Cheka Virgowansyah : “Saya Lebih Suka dipanggil PJ Ketimbang Walikota”

adminsigiku.com
×

Dr Cheka Virgowansyah : “Saya Lebih Suka dipanggil PJ Ketimbang Walikota”

Sebarkan artikel ini

Ket Foto : Jurnalis Koran Sinar Pagi Biro Kota Tasikmalaya, Tono Efendi usai diterima PJ Walikota Tasikmalaya Dr Cheka Virgowansyah,S.STP,.ME. diruang kerjanya, Kamis (29/12/2022)

Pewarta : Tono Efendi

Koran Sinar Pagi, Kota Tasikmalaya,- Pejabat (PJ) Walikota Tasikmalaya Dr.Cheka Virgowansyah, S.STP, ME., ternyata lebih suka dan familiar jika dipanggil PJ Ketimbang Walikota.

“Saya lebih senang dipanggi PJ Ketimbang Walikota, karena kalo Walikota kan dipilih oleh rakyat sedang PJ hanya sebuah jabatan yang ditunjuk oleh Menteri Dalam Negeri untuk bertugas mengisi kekosongan jabatan Kepala Daerah hingga Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024,” ujar PJ Walikota Tasikmalaya Dr Cheka Virgowansyah saat menerima jajaran pengurus DPC GRANAT Kota Tasikmalaya dan jurnalis Koran Sinar Pagi, Kamis (29/12/2022) siang diruang kerjanya.

Cheka berharap agar masyarakat bisa memahami dengan kondisi saat ini, dimana pasca berakhirnya masa jabatan Walikota Tasikmalaya Drs .H.Muhamad Yusuf yang berakhir pada 14 Nopember 2022 lalu, dirinya diberikan amanah oleh Mendagri untuk mengisi kekosongan jabatan walikota Tasikmalaya hingga Pilkada serentak 2024 usai hingga terpilihnya Walikota yang baru pilihan rakyat Kota Tasikmalaya nanti.

Namun demikian, masih kata Cheka, tanggung jawab yang diemban menjadi PJ Walikota tidak jauh beda dengan Jabatan Walikota Definitif.

“Intinya, kami bertugas menjadi PJ Walikota Tasikmalaya tentunya memiliki tanggung jawab seperti menjaga kondusifitas wilayah di Kota Tasikmalaya. Dan kamipun harus bisa belajar menjadi figur walikota yang mampu memahami budaya dan kultur didaerah masyarakat Kota Tasikmalaya yang dijuluki sebagai kota santri ini, ” ujar lulusan IPDN angkatan 2001 yang sebelumnya sebagai Direktur Fasilitas Kepegawaian dan Kelembagaan Perangkat Daerah pada Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri.

Pria kelahiran Palembang Sumatera Selatan Tahun 1979 ini, sejak dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 15 Nopember 2022 lalu, kini sedikitnya sudah mulai bisa beradaptasi dan mengenali lingkungan baik di internal jajaran Setda Kota serta OPD OPD yang ada diwilayah Pemerintah Kota Tasikmalaya termasuk Forkopimda setempat.

Selanjutnya, ketika disinggung permasalahan bahayanya Narkoba bagi generasi penerus khususnya di Kota Tasikmalaya, Cheka mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat baik dari tingkat Keluarga, RT dan RW, Kelurahan dan Kecamatan untuk masalah penanggulangan narkoba ini harus sama sama ikut terlibat memerangi narkoba, karena permasalahan narkoba bukan tanggung jawab pemerintah saja, tapi perlu melibatkan unsur masyarakat lainnya agar hasilnya lebih tepat sasaran.

Bahkan dirinya sangat mendukung dibentuknya satgas P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).

“Pemberantasan Narkoba adalah tanggung jawab kita bersama untuk menyelamatkan para generasi muda bangsa. Jadi pembentukan satgas P4GN perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak dan steakholder yang ada,” pungkas Cheka.