Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)
PGRI lebih baik itu harapan semua anggota. Mengapa harus lebih baik ? Karena dalam kepemimpinan puncak PGRI dianggap sejumlah pengurus ada masalah.
Masalah menonjol adalah gaya kepemimpinan Ketum PB PGRI tak sesuai harapan guru dan pengurus daerah. Otoriter dan hanya menerima pujian anti menerima masukan.
Para pengurus daerah ingin ada pemimpin baru yang lebih kooperatif dengan pemerintah dan memahami dinamika organisasi lebih baik.
Asbab Unifah Rosidi tidak pernah menjadi guru, tidak pernah menjadi pengurus PGRI di daerah dan tidak pernah hidup di dunia sekolahan dan realitas keseharian guru.
Menyebabkan gaya kepemimpinan di puncak PGRI banyak masalah. Nuansa Konkernas Samarinda 2023 memperlihatkan kuatnya harapan adanya pemimpin baru dalam Kongres ke depan.
Menurut Caca Danuwijaya “Kepemimpinan Unifah Rosyidi banyak masalah karena Ia menganggap PGRI milik dirinya bukan milik guru”.
Menurutnya Unifah Rosidi sudah cukup lama menjadi ketua PB PGRI sejak tahun 2008. Perlu penyegaran di tubuh PB PGRI sebagai lokomotif organisasi agar lebih dinamis.











