Pewarta: S. Gervan Epsa
Koran Sinar Pagi, Sumedang – Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, Nunung Satia, menanggapi persoalan kekeringan lahan dan sawah yang ada di Kabupaten Sumedang akhir-akhir ini.
Dijumpai di kantor nya, , Jl. Pangeran Kornel No. 307, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Nunung mengatakan, sebetulnya di Sumedang ini tidak ada kekeringan, ada juga kekeringan biasa di Ujungjaya, itupun sudah diatasi dengan menyedot air menggunakan pompa. (23/8/2023)
“Sementara Pemerintah Daerah (Pemda) Sumedang memberikan bantuan solar, dan Alhamdulillah sekarang bisa Panen. Lalu selain di Ujungjaya belum ada laporan,” ucapnya
Masih di lokasi, Nunung memaparkan, untuk saat ini laporan kekeringan baru satu yaitu di Ujungjaya, dan itupun sudah ditangani dengan bantuan solar dari pemerintah. Sekarang ini sudah memasuki musim kemarau, saat ini pemerintah nasional dalam menjaga produktivitas kita harus mengadakan pembatangan seluas 500 .000 hektar, dan Kabupaten Sumedang kebagian 1000 hektar.
“Alhamdulillah untuk Sumedang wilayah Wado, Jatinunggal, Cisitu, Buah Dua, dan Tanjung Medar, sudah diajukan dan tinggal menunggu bantuan benih padi nya saja dari pemerintah pusat,” ujarnya
Di Kantor nya, Nunung juga menjelaskan, untuk program percepatan tanam di bulan September yang bisa di panen bulan Desember. Dan apabila ada yang kekurangan air kita bantu dengan pompa, pipanisasi untuk memperlancar arus air dari sumber mata air ke lahan tani, dalam bentuk pinjaman.*****
