Mitos Nikah Sial Di Bulan Shopar

0
220

Keterangan Foto : Drs H.Abdul Wahab – Kepala KUA Mangkubumi (Foto kiri atas), KH Muhammad Yan yan Al Bayani. S.Kom.I, M.Pd. (foto kanan atas), prosesi akad nikah di KUA Mangkubumi (foto bawah

Pewarta : Tono Efendi

Koran Sinar Pagi, Kota Tasikmalaya,- Sebagian masyarakat sunda di Jawa Barat, meyakini bahwa shofar adalah bulan sepi bahkan sial. Sehingga tidak sedikit yang menghindari mengadakan hajatan di bulan shofar. Bahkan ada sebagian masyarakat yang menghindari pernikahan di bulan safar.Mereka beranggapan bila menikah di bulan shofar akan sial, rumah tangganya tidak akan bahagia.

Bagaimana fakta sebenarnya ?

Berikut penjelasan Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Jarnauziyyah Mangkubumi KH Muhammad Yan yan Al Bayani.S.Kom.I., M.Pd. kepada Koran Sinar Pagi, Jumat (1/9/2023).

Menurutnya, anggapan menikah di bulan shofar tidak baik, adalah mitos tahayul yang tidak memiliki dasar sama sekali. Tidak ada bulan jelek untuk melangsungkan pernikahan. Semua bulan baik bila disi dengan perbuatan baik, tegasnya.

Bukti bahwa bulan shofar bukan bulan sial di antaranya, Rosululloh SAW Menikah dengan Sayyidatuna Khodijah di bulan shofar, bahkan beliau menikahkan puteri tercintanya yaitu Sayyidatuna Fatimah Az Zahra kepada Sayyidina Ali bin Abi Tholib di bulan shofar juga, tegas kiyai Yan yan.

Mitos sial menikah di bulan shofar pun hari ini terbantahkan, dengan makin banyaknya jumlah pasangan yang menikah di bulan shofar.
Seperti penuturan Kepala KUA Kecamatan Mangkubumi Drs.H.Abdul Wahab.

“Terhitung dari bulan januari sampai awal september 2023, pasangan yang melangsungkan pernikahan di wilayah Kec Mangkubumi sebanyak 600 orang. Dan di bulan shofar tahun ini ada 26 pasangan yang menikah. Hal ini membuktikan bahwa makin hari mitos sial menikah di bulan shofar mulai sirna dari kepercayaan warga masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut kiyai yan yan menuturkan, persoalan baik dan buruknya bulan sangat tergantung dari perilaku manusia nya. Ibnu Rajab Al Hanbali mengatakan bahwa setiap bulan yang orang orang menyibukan dirinya di bulan itu dengan taat kepada Alloh maka bulan itu adalah bulan penuh berkah, apapun bulannya. Sebaliknya jika di bulan tersebut orang orang sibuk dengan maksiyatnya, maka bulan itu adalah bulan buruk, apa pun bulannya.