Pewarta : Fen/Ok
Koran SINAR PAGI, Kab. Tulungagung,- PJ Bupati Dr. Ir Heru Suseno M.T secara langsung mengukuhkan Bunda DIANA PUSITASRI ,S.TP, M.T. dan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan se-Kabupaten Tulungagung Pengukuhan Bunda Paud itu berlangsung Jum’at (13/10/2023), di Ruang rapat Praja Mukti Pemkab Tulungagung
Pj Bupati Dr. Ir. Heru Susenon M,T mengatakan, masa PAUD atau golden aged merupakan masa-masa pembinaan dan pengenalan lingkungan belajar dan lingkungan sosial terhadap anak usia dini.
Selaku Bunda PAUD Kabupaten Tulungagung, Pj Bupati Heru Suseno mengucapkan “selamat atas dikukuhkannya Bunda Paud Kecamatan. Diminta agar bisa segera merumuskan program kerja terkait pendidikan anak usia dini”.
Pj Bupati Heru Suseno juga menyampaikan bahwa saat ini pemerintah telah merencanakan gerakan transisi Paud ke SD yang menyenangkan.
“Kita kenalkan kepada anak-anak lingkungan, metode pembelajaran yang menyenangkan. Sehingga anak-anak mampu beradaptasi dan tanpa keterpaksaan mengemban ilmu. Kemudian ada buku harian untuk mengevaluasi perkembangan anak-anak dan dapat disosialisasikan oleh para Bunda PAUD Kecamatan,” ujar Heru.
Heru berharap, usai dikukuhkan Bunda PAUD Kecamatan bisa melaksanakan tugas dan kewajiban sebaik-baiknya. Disertai penuh rasa tanggung jawab untuk meningkatkan peran PAUD dalam membangun generasi cemerlang.
Menurutnya, PAUD merupakan dasar pendidikan untuk memperkenalkan lingkungan sosial dan lingkungan sekolah. Serta fase penting dimana guru maupun orang tua memiliki peran dalam memahami kematangan emosional anak-anak. Agar tidak berujung pada permasalahan negatif sosial yang merugikan anak dan lingkungannya.
“Tentunya peran Bunda PAUD di sini dapat menjadi sentral sosial bagi kematangan generasi kita dengan membuat rencana kerja. Serta mensosialisasikannya kepada anak-anak dan lakukanlah evaluasi serta peningkatan pelayanan di wilayah masing-masing,” tambahnya.
Pj Bupati Heru Suseno menyarankan agar para guru, Bunda PAUD Kecamatan, mau pun Dinas OPD terkait dapat mewujudkan pola pembelajaran yang menyenangkan.
“Anak-anak PAUD tidak perlu belajar calistung (baca, tulis, berhitung) dulu, cukup perkenalkan lingkungan sekolah yang menyenangkan bagi mereka. Ada 251 desa di Kabupaten Tulungagung sudah ada sekolah PAUD. Tentunya pemerintah berharap dapat memberikan hak pendampingan pengenalan dan hak belajar memahami lingkungan sekolah bagi anak-anak,” ucapnya
Hal tersebut dimaksudkan agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Sehingga dalam arahannya, Pj Bupati Heru Suseno menyarankan anak-anak usia golden aged ini bisa diberikan ilmu agama, diperkenalkan dengan tata krama, cara berinteraksi, maupun sopan santun.
“Melalui Bunda PAUD Kecamatan dan bersama pihak-pihak yang terlibat, Mari kita wujudkan generasi berkualitas dari bunda Bunda PAUD yang hebat,” Pungkasnya Pj Bupati Heru Suseno, dalam arahannya.
Tak berhenti sampai di acara tersebut, Pj Bupati Heru Suseno bersama Kadis DISDIKBUD, akan turun langsung meninjau ke Sekolah- Sekolah PAUD yang ada di Desa sekabupaten Tulungagung pungkasnya.
