Pewarta : Tim Liputan Khusus:
Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung,- Hasil wawancara dengan Mas Piat keluarga korban di Mapolsek Ciwidey Polresta Bandung 25 Desember 2023.
Menurut Piat (anak korban) saya datang ke wisata Kawah Putih bersama keluarga, sekira jam 7.59 WIB, tgl 25 Desember 2023, saya beli tiket, sekira jam 8.20 wib dan sampai di tempat wisata kawah putih, tidak lama kemudian saya poto-poto selpi sama keluarga di jembatan kawah putih, namun tiba-tiba bapak saya Sanyoto 50 tahun.warga kp.gempleng Desa/Kec. Gempleng, Kab Kediri Propinsi Jawa Timur, koma. Saya dan keluarga histeris, setelah itu Sunyoto (alm) ditandu ke bawah jembatan, tidak lama kemudian datang salah seorang petugas dari kawah putih menolong dan langsung dibawa ke posko kesehatan yang telah disediakan pihak pengelola wisata. Namun nyawanya tidak tertolong ,”tutur Piat anak korban.
Selanjutnya TLK-KSP mewawancara Oce, Manajer Kawah Putih di halaman Mapolsek Ciwidey. “Ya benar tadi pagi sekia jam 8.40 wib 25 Desember 2023 ada satu diantara pengunjung yang meninggal. Saat itu, setelah kami mendapatkan laporan dari petugas wisata Kawah Putih, sekira pukul 8.40 wib saya langsung ke TKP,dan langsung saya bawa pakai mobil pribadi menuju tim medis di Posko Kesehatan yang sudah di sediakan, setelah pertolongan pertama tim medis menggunakan oksigen, namun nyawanya tidak tertolong. Untuk selanjutnya kami lapor ke Mapolsek Ciwidey yang sedang berjaga di tempat Kawah Putih. Korban langsung di bawa menggunakan ambulance ke kantor mapolsek Ciwidey. Untuk penanganan lebih lanjut kasus tersebut ditangani tim Inapis Polresta Bandung.
Sementara itu, dari pihak keluarga Sanyoto (alm), menerbitkan surat pernyataan, “tidak akan menuntut baik kepada pengelola wisata maupun kepada yang lainnya, tutur Oce singkat.
