Dugaan Manipulasi data Obat Pasien BPJS di RSUD Bathin Mangunang.Roma Romanda, SH., Angkat Bicara

0
161

Pewarta:Indra Gunawan

Koran SINAR PAGI, Tanggamus ,- Melangsir berita di salah satu media online www. eternitynews.co.id pada tanggal 6 Desember 2023 yang berjudul “Diduga RSUD Bathin Mangunang kecamatan Kotaagung Pusat Kabupaten Tanggamus Markup Atau Manifulasi Data Obat-obatan Terhadap Pasien BPJS yang bernama Masaini warga kelurahan Kuripan, Membuat salah satu anak muda praktisi hukum angkat bicara.

Roma Romanda.S.H. Mengatakan Aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) segera harus Menindak lanjuti terkait isi dari pemberitaan tersebut.

“Kalau memang informasi itu benar, tentu perlu adanya audit dari pihak terkait dalam hal ini APIP, jangan sampai adanya kebocoran anggaran yang memang seharusnya tidak terjadi.
Jangan dibiarkan mungkin kejadian ini bisa menjadi petunjuk awal untuk melakukan proses audit, kita bukan berandai-andai tapi jika benar patut diduga ada banyak kejadian serupa yang kita tidak tahu yang sudah barang tentu mengarah kepada KKN”, Ungkap pengacara muda yang tergabung di PERADi.

Dirinya juga menambahkan kemungkinan hal tersebut di akibatkan kelalaian oknum RSUD Bathin Mangunang sehingga kemungkinan menjadi membengkak nya tagihan BPJS.

“Modus” seperti ini yg mungkin menjadi salah satu penyebab BPJS selalu membengkak dalam tagihannya, padahal realisasinya mungkin tidak sebesar itu.Adapun kejadian ini dianggap merupakan kelalaian oknum, tapi rumah sakit itu tetap acuannya SOP”, Tegas nya.

“Bila perlu adanya langkah – langkah hukum, kantor hukum kita siap untuk memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat yang merasa di rugikan atas kejadian ini”, Tutup nya.

Awak media sudah mencoba mengkonfirmasi terkait berita tersebut ke Kasi pelayanan Desi Susanti.

Melalui pesan WhatsApp dirinya membalas” saya tanya dulu ke kasubbag TU nya kebenaran.dia lg di Pemda”, Jawabnya.

Atas adanya informasi ini awak media akan mengkonfirmasi lanjutan kepada dewan pengawas BPJS kesehatan pusat Siruaya Utamawan terkait dugaan manipulasi data obat-obatan di RSUD Bathin Mangunang.