Bawaslu Garut Launching Pemetaan Kerawanan Pemilihan 2024, Perkuat Pengawasan Partisipatif

0
247

Pewarta : Dian Gunawan

Kabupaten Garut – Dalam rangka mempersiapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dan Launching Pemetaan Kerawanan Pemilihan di Hotel Santika, Tarogong Kaler, pada Senin (26/08), dengan dihadiri oleh berbagai elemen organisasi, stakehokder, serta awak media di Kabupaten Garut.

Ketua Bawaslu Kabupaten Garut, Ahmad Nurul Syahid, menekankan pentingnya pemetaan kerawanan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga keamanan dan kelancaran proses pemilihan.

“Pemilihan tahun ini harus kita sukseskan demi terwujudnya kualitas tatanan kehidupan demokrasi, khususnya di Kabupaten Garut,” ujar Ahmad.

Ahmad berharap, dengan adanya pemetaan kerawanan, semua pihak dapat berkolaborasi dalam mencegah potensi gangguan.

“Dengan adanya pemetaan kerawanan, diharapkan semua pihak dapat berperan aktif dalam mendukung suksesnya Pemilihan 2024 di Kabupaten Garut, yang berjalan tertib, aman, dan kondusif,” tambahnya.

Pj. Bupati Garut, Barnas Adjidin, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa pengawasan partisipatif merupakan kunci untuk menyukseskan Pilkada 2024.

“Pengawasan partisipatif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk memastikan Pilkada berjalan lancar,” ucap Barnas.

Barnas juga menyoroti peran penting aparat keamanan, seperti Polres, Dandim, serta para camat hingga aparat desa dalam memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan dengan baik dan sesuai aturan.

“Kita tahu bahwa ada Kapolres, Dandim, para camat, dan seluruhnya dari tingkat kabupaten hingga desa, ini tentu harus punya gerak langkah yang sama dalam penyelenggaraan pemilu ini,” tegasnya.

Acara diakhiri dengan simbolisasi tanda siaga kerawanan pemilihan 2024, di mana bersama-sama memukul kentongan, sebagai tanda kesiapan semua elemen untuk mengawal jalannya pemilihan yang tertib dan damai.