Penulis : NS Junelia J Pattinama
Mahasiswa S2 Adinkes _ Ilmu Kesehatan Masyarakat.30
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan, Cukai merupakan salah satu jenis pajak tidak langsung yang dikenakan oleh pemerintah atas barang-barang tertentu yang dianggap memiliki dampak negatif terhadap masyarakat, lingkungan, atau kesehatan. Cukai biasanya diterapkan untuk membatasi konsumsi barang tersebut sekaligus menghasilkan pendapatan bagi negara. Contoh Barang Kena Cukai (BKC) di Indonesia Menurut Undang-Undang No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai, barang kena cukai di Indonesia yaitu,
Hasil Tembakau
Rokok, cerutu, tembakau iris, dan produk hasil tembakau lainnya. Terkait dengan hal dimaksud di atas maka untuk Mendorong pemerintah untuk menaikkan cukai rokok di Indonesia adalah langkah yang sering dipandang sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi konsumsi rokok, meningkatkan pendapatan negara, dan meminimalkan dampak negatif rokok terhadap kesehatan masyarakat.
Berikut adalah beberapa alasan penting yang dapat mendukung langkah ini:
1. Mengurangi Konsumsi Rokok, Harga rokok yang lebih tinggi akibat kenaikan cukai dapat mengurangi daya beli, terutama di kalangan remaja dan masyarakat berpenghasilan rendah, yang lebih sensitif terhadap perubahan harga. Penurunan konsumsi rokok dapat membantu menurunkan pevalensi penyakit terkait rokok seperti kanker paru-paru, penyakit jantung, dan gangguan pernapasan.
2. Meningkatkan Pendapatan Negara Cukai, rokok merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang signifikan.Dengan menaikkan cukai, pemerintah dapat memperoleh tambahan dana yang dapat digunakan untuk program kesehatan, pendidikan, atau pembangunan lainnya. Dana tambahan juga dapat dialokasikan untuk kampanye antimerokok atau subsidi pelayanan kesehatan untuk penyakit akibat tembakau.
3. Menekan Beban Biaya Kesehatan, Rokok menyumbang beban besar pada sistem kesehatan nasional akibat pengobatan penyakit yang disebabkan oleh rokok. Dengan mengurangi konsumsi, biaya ini dapat ditekan dalam jangka panjang. Investasi dalam pencegahan melalui kenaikan cukai lebih efektif dibandingkan dengan menanggung biaya pengobatan penyakit akibat rokok.
4. Melindungi Generasi Muda, Rokok sering kali menjadi pintu gerbang ke perilaku adiktif lainnya. Harga yang lebih tinggi bisa menjadi penghalang bagi remaja untuk memulai kebiasaan merokok. Langkah ini juga mendukung kebijakan kesehatan publik yang bertujuan untuk menciptakan generasi bebas rokok.
5. Meningkatkan Kesadaran Publik, Kenaikan cukai sering kali disertai dengan kampanye edukasi tentang bahaya merokok. Hal ini dapat membantu masyarakat memahami dampak buruk rokok dan mendorong mereka untuk berhenti merokok.
Tindakan penting mendorong pemerintah menaikkan cukai rokok dari sisi kesehatan untuk memerlukan pendekatan yang komprehensif dan berbasis bukti. Berikut adalah langkah-langkah detail yang dapat dilakukan
Advokasi dan Edukasi Publik
a. Menyampaikan Data Dampak Kesehatan Rokok Publikasikan data tentang beban penyakit akibat rokok, seperti prevalensi kanker paru-paru, penyakit jantung, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Soroti tingginya angka kematian akibat rokok serta dampaknya pada kualitas hidup masyarakat.
b. Kampanye Publik Jalankan kampanye edukasi melalui media massa dan sosial tentang manfaat kenaikan cukai untuk menurunkan angka perokok. Libatkan tokoh masyarakat, influencer, dan profesional kesehatan untuk mendukung inisiatif ini.
c. Menguatkan Kesadaran akan Efek Perokok Pasif Edukasi masyarakat tentang risiko kesehatan bagi non-perokok, termasuk anak-anak dan ibu hamil, akibat paparan asap rokok.
Kolaborasi dengan Pemangku Kepentingan
Melibatkan Profesional Kesehatan Libatkan dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya untuk memberikan testimoni tentang pasien yang menderita akibat rokok. Gunakan data rumah sakit untuk memperkuat argumen kesehatan dalam advokasi.
Menggandeng Lembaga Internasional Bekerja sama dengan organisasi seperti WHO, yang memiliki program seperti Framework Convention on Tobacco Control (FCTC), untuk mendukung kebijakan kenaikan cukai.
Menggalang Dukungan Akademisi Dorong universitas dan lembaga riset untuk melakukan penelitian terkait dampak rokok dan efektivitas kebijakan kenaikan cukai.
Menyediakan Data Ekonomi Kesehatan Soroti hubungan antara menurunnya konsumsi rokok dengan pengurangan beban biaya kesehatan, baik pada tingkat individu maupun Sistem Kesehatan Nasional. Tunjukkan bagaimana biaya kesehatan akibat penyakit terkait rokok jauh lebih besar dibandingkan pendapatan dari cukai rokok saat ini.
Mengajukan Regulasi yang Berbasis Bukti
Mengusulkan Peningkatan Bertahap Rancang proposal untuk kenaikan cukai yang bertahap dan signifikan, namun tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat. Berikan contoh keberhasilan negara lain, seperti Australia, yang secara konsisten menaikkan cukai rokok dan berhasil menurunkan prevalensi perokok.
Integrasi dengan Kebijakan Lain Usulkan kombinasi kenaikan cukai dengan larangan iklan rokok, peringatan kesehatan bergambar, dan pembatasan tempat penjualan.
5. Meningkatkan Layanan Berhenti Merokok, Pastikan pemerintah menyediakan layanan bagi mereka yang ingin berhenti merokok, seperti Terapi pengganti nikotin (NRT). Konseling dan hotline berhenti merokok. Akses ke obat-obatan yang membantu mengurangi kecanduan. Gunakan sebagian pendapatan dari cukai untuk mendanai program ini.
6. Penegakan Hukum dan Pengawasan ,Mencegah Peredaran Rokok Ilegal Dorong pemerintah untuk memperkuat pengawasan terhadap rokok ilegal, misalnya dengan sistem pelacakan dan pelabelan yang sulit dipalsukan. Memberikan Insentif bagi Kepatuhan Insentif untuk pelaku usaha kecil yang mematuhi kebijakan ini, sekaligus penalti bagi yang melanggar.
7. Melibatkan Komunitas dan Kelompok Non-Pemerintah, Berdayakan komunitas anti-rokok, seperti organisasi kesehatan masyarakat dan kelompok pemuda, untuk mendorong kampanye tingkat lokal. Gunakan pendekatan berbasis komunitas untuk menciptakan dukungan luas terhadap kebijakan ini.
8. Monitoring dan Evaluasi ,Setelah kebijakan diterapkan, lakukan monitoring untuk menilai dampaknya terhadap prevalensi merokok dan kesehatan masyarakat. Publikasikan hasil evaluasi secara transparan untuk menunjukkan efektivitas kebijakan dan meningkatkan dukungan publik.
REKOMENDASI, Mendorong kenaikan cukai rokok tidak hanya mendukung agenda kesehatan masyarakat tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang signifikan. Rekomendasi ini dapat membantu memastikan bahwa kebijakan yang diusulkan berjalan efektif, inklusif, dan berdampak positif dalam jangka panjang. Pendekatan ini memastikan bahwa dorongan untuk menaikkan cukai rokok dari sisi kesehatan tidak hanya bersifat normatif tetapi juga praktis dan dapat diimplementasikan.
