Pewarta: Dwi Arifin
(Koran SINAR PAGI)-, Sejak berdiri sekitar tahun 2018 hingga sekarang tahun 2025, usia bisnis Li Scarf By Irun Maulana mencapai 7 tahun. Produk lokal berupa berbagai macam pakaian, jilbab, peci, gamis, jas, blazer dan busana lainnya. Dengan ciri khas yang cenderung waterproof, ultra soft dan memiliki perpaduan warna serta gambar unggulan.
Busana yang membuat semakin indah dipandang para pemakainya, nyaman digunakan untuk berbagai acara dan menambah tampil lebih percaya diri. Diminati oleh berbagai konsumen dari negara lain atau mampu bersaing di tingkat Internasional.
Nur Fadilah, Putri Inspirasi Banyumas Tahun 2020, setelah membeli produk tersebut mengungkapkan lebih dari 7 keistimewaan produk Li Scarf By Irun Maulana.
“Motifnya banyak yang menarik untuk dibeli atau dimiliki. Karena menarik sejak pandangan pertama, khususnya motif Arabic Newspaper dari Li Scarf. Terdapat gradasi warna hitam putih cantik dan kalem, motifnya menarik terinspirasi dari 7 keajaiban dunia mengandung penuh makna. Motif tulisan Arab terkesan mewah cenderung diminati oleh kalangan santriwati” jelasnya kepada media cetak dan online Koran SINAR PAGI (10/3/2025)

Menurutnya proses pembelian melalui online untuk Jilbanya yang berharga sekitar 200 ribu sudah termasuk ongkos kirim khusus wilayah Jawa Tengah, hingga sampai pengiriman ke rumahnya. Estimasi pengiriman seperti pada umumnya, tidak terlalu lama juga. Hanya menunggu sekitar 3-4 hari saja setelah check out barang sudah sampai di rumah.
Perihal kemasan produk jilbanya. Packingnya rapi dengan kemasan zipper pouch, jadi jilbab terjamin keamannannya dan juga terdapat kartu ucapan terima kasihnya.
Sebagai Putri Inspirasi setelah memakai Jilbab karya desain Rektor, Pengasuh Pondok Pesantren dan muslimah sebagai pengusaha Jilbab lokal kualitas internasional. Seperti apa pengaruh ke dalam diri setelah memakainya?…
“Dapat memovasi diri, bisa belajar akan terciptanya sebuah produk. Belajar bagaimana memanfaatkan peluang dan menjadi referensi mengenai contoh produk unggulan bidang usaha. Menjadi terpikirkan dan terbayang. Bagaimana mengenai terciptanya sebuah produk dan langkah-langkahnya dalam menciptakan sebuah produk?… Bagaimana berpikir detail sampai terpikirkan ide hingga dapat mendesain dengan penuh makna di setiap desainnya?… Bagaimana dalam memadukan setiap warnanya, memilih material yang cocok untuknya, menentukan ukurannya yang pas sampai terciptanya sebuah karya lokal yang berkualitas internasional?… Kemudian strategi untuk pemasarannya, hingga bisa sebagai wasilah open donasi untuk saudara kita yang ada di Palestina” ungkapnya alumni dari program Kontributor NU Online di masa pendemi covid19.
Sebagai Putri Inspirasi, ketika melihat hingga memakai. Apa keunggulan produk tersebut, mulai dari bahan, warna hingga motif gambarnya?…
“Desain original. Sustainable fashion, karena didesain 2 in 1 dapat digunakan berbagai look. Mengutamakan material pilihan terbaik yaitu material voal UWR (Ultrasoft Water Resist) dan berkualitas di kelasnya. Jilbabnya bagus, nyaman sekali dipakai, motifnya menarik sekali penuh makna. Sizenya pas 115×115 cm. Finishing dengan jahit tepi, jadi rapi dan tidak mudah rusak. Serta diproduksi dengan bahan yang tahan lama dan berkualitas” ucapnya Ambassador Media Massa Koran SINAR PAGI

Dari berbagai paduan gambarnya, apa yang paling menarik atau penuh makna?…
Semuanya menarik dan penuh makna. Tapi ada satu yang cenderung paling menarik penuh makna yaitu motif Keffiyeh Palestine, karena 40% of provit for Palestine. Jadi setiap pembelian jilbab dengan motif itu. Kita juga artinya ikut mensukseskan program kemanusiaan untuk mendukung warga Palestina yang tengah menderita akibat penjajahan dan pendudukan Zionis Israel. Melalui penghimpunan donasi dengan pembelian jilbab motif tersebut.
Kesimpulan tentang produk Jilbabnya ialah desain menarik, materialnya bagus dan nyaman sekali dipakai, elegan dipakai, terkesan mewah. Tidak mudah kusut, tidak harus lama disetrika, cepat kering dijemur, ukurannya pas dan bisa dibawa ke kamar mandi, karena bukan lafal yang diagungkan.

