Tim Voli Putri Kota Tasik Bangkit Usai Kalah Set Pertama, Tundukan Kab.Garut 3-1

0

Keterangan Foto : Usai menundukkan Tim Voli Putri Kab.Garut, Tim Voli Putri Kota Tasikmalaya berfoto bersama dengan Kadisporabudpar Kota Tasikmalaya Dr. Deddy Mulyana, S.STP, M.Si. di GOR Pajajaran Kota Bandung

Pewarta : Tono Efendi

Koran SINAR PAGI, Kota Bandung,- Tim voli putri Kota Tasikmalaya menunjukkan semangat juang yang luar biasa dalam pertandingan babak kualifikasi (BK) Porprov Jabar XV 2025 yang berlangsung di GOR Pajajaran Kota Bandung, Selasa (10/6/2025) siang tadi.

Meskipun sempat kalah di set pertama dengan skor tipis 14-25, tim Kota Tasikmalaya akhirnya berhasil bangkit dan mengalahkan tim voli putri Kabupaten Garut dengan skor akhir 3-1.

Laga yang diwarnai sorakan meriah para pendukung Kota Tasikmalaya ini berlangsung dengan tensi tinggi. Penonton setia memberikan dukungan penuh, membakar semangat para pemain Kota Tasikmalaya untuk bangkit menghadapi Kabupaten Garut. Pada set pertama, pertandingan berlangsung ketat dengan kedua tim saling kejar poin.

Apalagi dengan Kehadiran Kadisporabudpar Kota Tasikmalaya Dr.Deddy Mulyana,S.STP,M.Si yang saat itu hadir dan menyaksikan secara langsung di GOR Pajajaran, ternyata membuat semangat dan energi baru bagi tim putri kota Tasik.

Memasuki set kedua, tim voli putri Kota Tasikmalaya mulai menunjukkan kualitas permainan mereka yang sesungguhnya. Permainan tim yang semakin padu serta serangan tajam berhasil membawa Kota Tasikmalaya unggul tipis hingga menutup set kedua dengan skor 25-23.

Di set ketiga, tim Kota Tasikmalaya semakin percaya diri. Dengan permainan agresif dan serangan yang tak terbendung, mereka kembali memenangkan set ini dengan skor 25-18, memperlihatkan dominasi mereka di lapangan.

Kemenangan ini memastikan Kota Tasikmalaya unggul dengan skor akhir 3-1 dan berpeluang untuk lolos ke Porprov Jabar 2026.

Usai pertandingan, Ketua PBVSI Kota Tasikmalaya H.Oman Rohman mengucap syukur atas kemenangan timnya. “Alhamdulillah, anak-anak mampu bangkit setelah kalah di set pertama. Mereka mulai mengikuti instruksi dan mengendalikan permainan sejak set kedua hingga keempat,” jelas H.Oman Rohman kepada Koran Sinar Pagi yang saat itu didampingi pelatih tim putri kota Tasik, Miftah.

Miftah menambahkan, kekalahan di set pertama disebabkan oleh permainan yang terlalu hati-hati. “Anak-anak seperti terpengaruh oleh gaya permainan lawan. Tapi setelah pelatih merombak strategi di set kedua, mereka bermain lebih lepas dan bisa menguasai pertandingan,” pungkasnya.