Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)
Begitu banyak orang yang mengekspresikan kebahagiaan atau rasa syukur dalam berbagai bentuk. Adalah Herman Suryatman, Sekda Provinsi Jawa Barat mengajak meningkatkan rasa syukur, terutama pada ASN. Rasa syukur ala Herman Suryatman.
Apa rasa syukur ala Herman Suryatman itu? Tiada lain adalah rasa syukur implementatif dan produktif yakni meningkatkan etos kerja. Ia mengatakan, “Rasa syukur terbaik adalah bekerja lebih giat, totalitas, sabubukna”.
Herman Suryatman mengajak entitas ASN Jawa Barat menjadi petarung sejati demi melayani masyarakat dan prestasi Provinsi Jawa Barat. Spirit ASN terbaik yang bekerja totalitas, demi rakyat Jawa Barat, mulai dari entitas ASN yang ada di Gedung Sate.
ASN Gedung Sate bagi Herman Suryatman harus menjadi motor utama penggerak ASN lain yang ada di Jawa Barat. Wilayah Jawa Barat sangat luas dengan jumlah penduduk tergemuk di Indonesia, sangat butuh spirit “sabubukna” dalam bekerja.
Sebagai “ASN Jabatan Tertinggi” di Jawa Barat, Herman Suryatman punya tanggung jawab mengorkestrasi potensi ASN Jawa Barat. Faktanya sampai saat ini, bersama Herman Suryatman sebagai Sekda dan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebagai Gubernur, Jabar semakin membaik, semakin istimewa.
Bukankah saat ini angka kemiskinan Jabar turun? Bukankah angka pengangguran Jabar turun? Bukankah stunting Jawa Barat turun? Bukankah investasi Jawa Barat saat ini terbaik di Indonesia? Jabar Istimewa adalah mimpi bersama dan terutama ASN Jawa Barat sebagai pelayan publik harus menjadi “petarung” terbaik dalam menghadapi tantangan pekerjaan.
Bagi Herman Suryatman spirit “Cadu Mundur Pantrang Mulang, Mun Maksud Can Laksana”. Harus menjadi mental melekat pada ASN Jawa Barat dalam mewujudkan Jabar Istimewa, demi rakyat Jawa Barat. Istikomah dan konsisten dalam kinerja terbaik bagi Herman Suryatman adalah bagian dari rasa syukur pada Ilahi.
Allah, Tuhan yang maha esa menjanjikan siapa saja yang pandai bersyukur akan diberi rezeki berlipat ganda. Apalagi bila rasa syukur itu bukan hanya kata kata, melainkan diwujudkan dalam kinerja prestatif dan dedikatif. Semoga Herman Suryatman sebagai Sekda Jabar selalu bisa menjadi “konduktor” terbaik untuk mengorkestrasi potensi ASN Jabar yang memerlukan intervensi dan inspirasi dari pemimpinnya.











