Pewarta : Heri Kusnasi
Kab. Ogan Ilir — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) UMKM Rakyat Indonesia Kabupaten Ogan Ilir melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (10/3/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Kantor Disnakertrans Ogan Ilir, Komplek Perkantoran Pemda Lama Km 35, Indralaya, tersebut diterima langsung oleh Kepala Disnakertrans Ogan Ilir, Dr. Amrullah, S.STP., beserta jajaran terkait. Sementara dari pihak DPD UMKM Rakyat Indonesia dipimpin langsung oleh Ketua Dewi Badriah Rahman yang didampingi wakil ketua serta para kepala bidang dan sub bidang.
Ketua DPD UMKM Rakyat Indonesia Ogan Ilir, Dewi Badriah Rahman, mengatakan audiensi tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus membuka peluang kolaborasi antara organisasi UMKM dengan Disnakertrans, khususnya dalam program pelatihan kerja.
Ia berharap kerja sama yang terjalin tidak hanya berhenti pada pertemuan audiensi, tetapi dapat berlanjut dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk pelibatan anggota UMKM dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh Loka Latihan Kerja (LLK) di bawah Disnakertrans.
“Kami berharap ke depan dapat terus berkolaborasi dengan Disnakertrans, misalnya melalui pelatihan di LLK. Selain itu, kami juga siap menjadi mitra di lapangan untuk membantu memberikan informasi terkait kondisi ketenagakerjaan, termasuk titik-titik pengangguran di Kabupaten Ogan Ilir,” ujarnya.
Menurut Dewi, melalui kerja sama tersebut diharapkan kapasitas anggota UMKM Rakyat Indonesia dapat meningkat, sehingga mampu mengembangkan usaha dan menciptakan peluang kerja baru.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Ogan Ilir, Dr. Amrullah, S.STP., menyambut baik audiensi yang dilakukan oleh DPD UMKM Rakyat Indonesia Kabupaten Ogan Ilir.
Ia menjelaskan bahwa meskipun sektor UMKM secara teknis berada di bawah pembinaan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop), namun dalam hal peningkatan keterampilan tenaga kerja, Disnakertrans tetap membuka peluang kolaborasi.
“Pelatihan bagi pelaku UMKM maupun masyarakat pencari kerja bisa kita sinergikan, sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas,” katanya.
Amrullah juga menerangkan bahwa berbagai pelatihan yang dilaksanakan oleh Disnakertrans Ogan Ilir ditujukan bagi masyarakat yang belum bekerja agar memiliki keterampilan yang dapat digunakan untuk mendapatkan pekerjaan maupun membuka usaha mandiri.
“Setelah mengikuti pelatihan, kami juga melakukan pemantauan terhadap para peserta untuk mengetahui perkembangan mereka, apakah sudah mendapatkan pekerjaan atau memulai usaha sendiri,” jelasnya.

