Hari Nelayan ke – 66, Bupati Ajak Jaga Laut dan Lestarikan Budaya

0
136

Pewarta : Arief

Kabupaten Sukabumi – Ribuan warga memadati Alun-alun Gadobangkong Palabuhanratu pada puncak peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke – 66, Kamis (21/5/2026). Perayaan berlangsung meriah melalui arak – arakan budaya dari Pendopo Palabuhanratu menuju lokasi acara yang dipimpin Bupati Sukabumi, Asep Japar, didampingi Wakil Bupati Andreas dan unsur Forkopimda.

Bupati menyampaikan, tradisi Hari Nelayan menjadi bukti budaya lokal mampu berkembang sebagai daya tarik wisata sekaligus penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

“Dengan adanya upacara adat Hari Nelayan Nasional ke-66 Palabuhanratu ini diharapkan dapat menjaga kelestarian budaya dan adat istiadat laut, sekaligus membawa kesejahteraan, dan rezeki yang melimpah, ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan kelestarian laut agar sumber daya perikanan tetap terjaga bagi generasi penerus Kabupaten Sukabumi.

“Setiap nelayan yang mengarungi lautan membawa do’a dan harapan. Karena itu, menjaga kelestarian laut menjadi hal penting agar sumber penghidupan masyarakat tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, Muhammad Arfian, menilai Hari Nelayan bukan sekadar seremoni budaya, tetapi bentuk rasa syukur atas hasil laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Nelayan Nasional, Pepen Supendi, mengapresiasi seluruh pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

Di sisi lain, HNSI Kabupaten Sukabumi juga mendorong agar hasil tangkapan nelayan lokal dapat masuk dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna meningkatkan kesejahteraan nelayan dan mendukung pemenuhan gizi masyarakat.