SPMB Sekolah Maung SMAN 1 Depok Terkendala Sistim, Pendaftar Masih Antre Verifikasi

0
323

Pewarta : Anis.

Kota Depok – Pelaksanaan Penerimaan Murid Baru SMA jalur “Sekolah Maung” di SMAN 1 Depok atau SMANZA tahun 2026 menghadapi kendala sistem dan keterbatasan tenaga verifikator. Akibatnya ratusan pendaftar belum terverifikasi meski masa pendaftaran sudah berjalan.

Iwan Setiawan, Wakil Ketua Kesiswaan sekaligus Ketua SPMB SMAN 1 Depok, menyebut jumlah pendaftar mencapai lebih dari 1.400 orang. Tim verifikasi awal hanya 25 guru, sehingga seluruh guru akhirnya diturunkan termasuk saat hari libur dan malam hari.

“Pendaftaran kurang lebih 1.400-an lebih untuk SMANZA. Kita pengin cepat, tapi prosesnya tidak bisa secepat yang kita bayangkan. Tim terbatas, sedangkan verifikasi butuh ketelitian,” ujar Iwan,Sabtu 30/5/2026 di ruangan Panitia.

Ia mengakui sistem SPMB Maung tahun ini, Kendala sudah muncul sejak hari pertama, terutama jalur non-akademik yang tidak muncul dan jadwal verifikasi pertama yang belum bisa diproses.

“Sistemnya menurut kami kurang praktis. Kalau dibanding tahun lalu yang reguler, ini lebih butuh ketelitian. Kemarin yang terkendala itu jalur non-akademik tidak muncul, terus hari pertama jadwal verifikasi belum bisa diproses,” jelas iwan.

Hingga Jumat sore, masih tersisa sekitar 300 pendaftar dari total 1.400 lebih yang belum terverifikasi.

Iwan menargetkan seluruh data rampung sebelum tanggal 2 sesuai jadwal dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

“Dari seribuan lebih itu tinggal sisa 300-an. Mudah-mudahan hari ini bisa ter-cover. Waktu verifikasi sampai tanggal 2 sebenarnya masih bisa,” katanya.

Iwan juga meluruskan peran panitia sekolah. Pihak SMANZA hanya memverifikasi kelengkapan data seperti domisili, SPTJM, dan rapor. Sementara perankingan dilakukan otomatis oleh sistem provinsi sesuai kuota tiap jalur.

“Kami hanya mengecek data: KK/KTP betul sudah setahun, domisili Jawa Barat, SPTJM-nya ada, rapor per semester rata-ratanya betul atau tidak. Yang meranking itu sistem dari provinsi, bukan kami. Keputusan ada di sistem,” tegasnya.

Bagi calon siswa yang tidak lolos jalur Maung, Iwan memastikan masih bisa mendaftar jalur reguler. Pengumuman hasil Maung dijadwalkan 8 Juni sebelum pukul 12.00 WIB, sementara pendaftaran reguler dibuka sampai pukul 24.00 WIB di hari yang sama.

“Kalau tidak lolos Maung masih bisa daftar reguler. Pengumuman Maung tanggal 8 sebelum jam 12, pendaftaran reguler sampai jam 12 malam. Jadi masih ada spare waktu,” pungkasnya.