Sekda Maluku Resmi Buka Festival Ketupat Telaga Kodok 2026, Gaungkan Makna Basudara

0
399

Pewarta : Anis

Maluku Tengah – Semangat kebersamaan pasca Idul Adha 1447 Hijriah terasa kental di Dusun Telaga Kodok, Kecamatan Leihitu, Sabtu (30/5/2026), Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie secara resmi membuka Festival Ketupat Telaga Kodok 2026 mewakili Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.

Lewat sambutan tertulis yang dibacakan Sadali, Hendrik menitipkan salam dan apresiasi tinggi untuk warga Telaga Kodok. Ia menyebut festival ini bukti nyata masyarakat Maluku menjaga warisan leluhur.

“Festival Ketupat bukan sekadar pesta budaya atau event wisata. Ini simbol persaudaraan, kebersamaan, dan semangat hidup orang basudara yang diwariskan turun – temurun oleh nenek moyang Maluku,” ujar Gubernur dalam sambutan tertulisnya.

Dengan Mengangkat tema “Datang sebagai Tamu, Pulang sebagai Keluarga dalam Bingkai Hidup Orang Basudara : Satu Ketupat, Seribu Cerita”, festival ini menggambarkan karakter orang Maluku: terbuka, ramah, dan menjunjung tinggi persatuan tanpa melihat perbedaan.

Di balik anyaman ketupat, tersimpan nilai luhur: toleransi, gotong royong, solidaritas, dan rasa satu sebagai warga Maluku. Nilai-nilai inilah yang jadi pondasi menjaga harmoni hidup bermasyarakat.

Tahun 2026 menjadi edisi ke-5 Festival Ketupat Telaga Kodok sejak pertama kali digelar 2022. Dari inisiatif warga untuk merayakan Idul Adha dengan cara khas Maluku, kini festival ini tumbuh jadi agenda budaya tahunan. Selain mempererat silaturahmi, ia juga jadi etalase budaya dan potensi wisata Leihitu, Maluku Tengah.

Pemprov Maluku mengapresiasi kerja kolektif masyarakat Telaga Kodok, pemerintah negeri, para raja, tokoh adat, agama, pemuda, panitia, serta Pemkab Maluku Tengah yang bahu-membahu menyukseskan acara.

“Perbedaan bukan alasan untuk berpisah. Justru itu kekuatan kita untuk membangun Maluku yang maju, inklusif, berdaya saing, dan sejahtera,” tegas Sadali membacakan pesan Gubernur. Ia juga berpesan agar semangat basudara terus ditanamkan ke generasi muda agar warisan budaya tidak putus.

Pembukaan ditandai pemukulan tifa bersama oleh Sekda Maluku, Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, Ketua Dharma Wanita Persatuan Nita Bin Umar, Raja Negeri Hitu Lama, Raja Negeri Hitumesing, dan Ketua Panitia.

Usai dibuka, rombongan pejabat meninjau 48 stan yang tersedia. Tahun ini panitia menyiapkan 40.552 ketupat untuk pengunjung, naik dari sekitar 39 ribu ketupat pada 2025. Pengunjung juga disuguhi aneka lauk ikan khas pesisir Leihitu.

Hadir dalam acara: Maya Baby Lewerissa, Nita Bin Umar, Staf Ahli Bupati Malteng Bidang Pembangunan Zahlul Ikhsan, anggota DPRD Maluku Tengah Dian Ruhunussa, serta para raja negeri setempat.

Pemprov Maluku berharap Festival Ketupat Telaga Kodok terus naik kelas menjadi event wisata budaya unggulan yang mampu menarik wisatawan lokal, nasional, hingga mancanegara