Pewarta : Ida
Kota Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mempercepat pembangunan infrastruktur melalui proyek pelebaran ruas Jalan Simpang Tiga Pamoyanan – Suryalaya – Warudoyong hingga batas Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Proyek ini menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Pekerjaan dilaksanakan pada ruas jalan sepanjang 6.710 meter yang dibagi ke dalam dua segmen guna mendukung efektivitas pelaksanaan di lapangan. Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp. 50.899.816.000 dengan masa pelaksanaan selama 270 hari kalender.
Pelebaran jalan tidak hanya difokuskan pada penambahan lebar badan jalan, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas infrastruktur pendukung. Lingkup pekerjaan meliputi pelebaran jalan, pengaspalan menggunakan hot mix, serta normalisasi saluran drainase guna meningkatkan kualitas konstruksi sekaligus memperpanjang usia layanan jalan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan pembangunan ini mampu menghadirkan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintasi koridor penghubung Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.
Hingga saat ini, progres fisik pembangunan telah mencapai 17 persen dan terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Selain memberikan manfaat terhadap peningkatan infrastruktur, proyek tersebut juga berdampak pada perekonomian masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja. Sebanyak 66 pekerja terlibat dalam pelaksanaan proyek, termasuk 20 tenaga kerja lokal yang berasal dari wilayah sekitar lokasi pekerjaan.
Keterlibatan masyarakat setempat diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi secara langsung selama proses pembangunan berlangsung, sekaligus mendorong pemberdayaan tenaga kerja lokal.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai pembangunan infrastruktur jalan merupakan investasi jangka panjang yang berperan penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan yang lebih lebar dan berkualitas diharapkan mampu meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, memperkuat keselamatan pengguna jalan, serta menciptakan efisiensi distribusi barang dan mobilitas masyarakat.
“Setiap meter jalan yang dibangun hari ini adalah investasi untuk perjalanan yang lebih lancar, konektivitas yang lebih kuat, dan masa depan Jawa Barat yang lebih maju,” demikian disampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam informasi proyek yang dipublikasikan.
Pemerintah berharap proyek pelebaran jalan tersebut dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya pengguna jalan di koridor strategis penghubung Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.

