Dinkes KBB Pantau Dampak Kesehatan Akibat Debu Kapur di Cipatat

0
19

Pewarta : Herlina SC

Kab. Bandung Barat – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menerjunkan tim surveilans untuk memantau dampak kesehatan masyarakat yang terdampak fenomena hujan debu putih akibat aktivitas pengolahan Batu Kapur di Jalan Padalarang – Cipatat, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat.

Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya keluhan warga yang setiap hari Terpapar Debu Kapur, mulai dari Batuk, Tenggorokan Gatal, Bersin, Pilek, hingga Iritasi Mata. Debu juga dilaporkan masuk ke dalam rumah warga dan mengganggu aktivitas sehari – hari.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinkes KBB, Lia Nurliani Sukandar, mengatakan pemantauan dilakukan bersama Puskesmas untuk mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai upaya mengurangi risiko paparan debu.

“Upaya ini dilakukan agar dampak kesehatan pada masyarakat dapat terpantau sejak dini dan dapat segera ditindaklanjuti apabila ditemukan peningkatan keluhan atau kasus penyakit tertentu,” kata Lia, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, kelompok yang paling rentan terdampak adalah Balita, Lansia, Ibu Hamil, serta penderita penyakit pernapasan seperti Asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), dan Alergi Saluran Napas. Pada kelompok tersebut, paparan debu dapat memicu Sesak Napas maupun memperberat gejala penyakit yang telah ada.

Meski demikian, hingga saat ini Dinkes KBB belum menemukan peningkatan signifikan kunjungan pasien ke Puskesmas maupun fasilitas kesehatan yang secara langsung berkaitan dengan paparan debu kapur.

Lia mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh paparan debu kapur. Jika terhirup dalam konsentrasi tinggi dan berlangsung dalam jangka waktu lama, partikel debu dapat menyebabkan iritasi pada Mata, Hidung, Tenggorokan, serta saluran pernapasan, sekaligus meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

Dinkes KBB mengimbau masyarakat untuk mengurangi paparan debu dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan pernapasan yang tidak kunjung membaik.