Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat

0
31

Pewarta : Arief

Kabupaten Sukabumi – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menghadiri puncak perayaan Seren Taun Kasepuhan Girijaya “Sedekah Bumi Seren Taun Nampa Taun Mapag Taun Muharram 1448 H” yang digelar di Kasepuhan Girijaya, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Minggu (5/7/2026).

Perayaan Seren Taun kali ini bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Tradisi adat tersebut merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki yang telah diberikan, sekaligus doa bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan kesejahteraan pada tahun yang akan datang.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah, seperti Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Purwakarta, Bogor, serta sejumlah wilayah lainnya turut memadati kawasan Kasepuhan Girijaya untuk mengikuti rangkaian prosesi adat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati H. Andreas menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap pelaksanaan Seren Taun yang diselenggarakan oleh keluarga besar Kasepuhan Girijaya. Menurutnya, tradisi ini menjadi bukti nyata keteguhan, konsistensi, dan kecintaan masyarakat adat dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya leluhur di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian budaya kasepuhan beserta kawasan adat sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah yang harus dijaga keberlangsungannya.

Selain memiliki nilai historis dan spiritual, tradisi Seren Taun juga dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata budaya unggulan. Pengembangannya diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan adat.

Wabup juga mengajak generasi muda atau incu putu agar terus menjaga, merawat, dan melestarikan adat istiadat warisan leluhur sehingga tetap menjadi identitas, kebanggaan, serta perekat persatuan masyarakat, khususnya di Kabupaten Sukabumi.

Rangkaian prosesi Seren Taun diisi dengan berbagai kegiatan adat, di antaranya Bakti Sedekah Bumi, Gotong – Royong, serta ritual – ritual yang mencerminkan kearifan lokal dalam menjaga keseimbangan alam dan keharmonisan hubungan manusia dengan lingkungan.

Sementara itu, Camat Cidahu, Tamtam Alamsyah, mengatakan bahwa Seren Taun merupakan agenda tahunan yang secara konsisten dilaksanakan di Kampung Adat Girijaya. Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan yang ke-199 sejak tradisi tersebut diwariskan secara turun – temurun.

Ia juga menjelaskan bahwa Desa Girijaya telah ditetapkan sebagai salah satu desa wisata melalui Surat Keputusan Bupati Sukabumi. Desa tersebut memiliki empat destinasi wisata unggulan, salah satunya Kampung Adat Girijaya yang menjadi pusat pelaksanaan tradisi Seren Taun.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sesepuh Adat Kasepuhan Girijaya, jajaran Baris Olot, para tokoh adat, Camat Cidahu beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kepala Desa Girijaya, serta para tamu undangan lainnya.