Muslimat NU Kota Bandung Lantik Pengurus PAC Panyileukan, Santuni 90 Anak Yatim Sambut Muharram

0
14

Pewarta : Ida

Kota Bandung – Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Bandung menggelar pengajian rutin bulanan yang dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Panyileukan serta penyaluran santunan kepada 90 anak yatim di Masjid Agung Alun – Alun Bandung, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri perwakilan dari 30 PAC Muslimat NU se-Kota Bandung tersebut menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial menjelang datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Rangkaian acara diawali dengan tawasul yang dipimpin Dewan Pakar Muslimat NU Kota Bandung, Hj. Yati S. Mughni, dilanjutkan istigatsah oleh Hj. Arum Maslahah serta khotmil Al-Qur’an yang dipandu Ketua Muslimat NU Kota Bandung periode sebelumnya, Hj. R. Siti Rukoyah Barna.

Pada kesempatan itu, PC Muslimat NU Kota Bandung secara resmi melantik jajaran Pengurus PAC Muslimat NU Kecamatan Panyileukan masa khidmah 2026–2031 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 427/A/SK/PWMNU-JB/VI/2026.

Susunan pengurus harian yang dilantik di antaranya Dra. Hj. Hikmah Kodariah sebagai Ketua, Hj. Fera Suwara sebagai Wakil Ketua I, Kamah sebagai Sekretaris, Siti Masitoh sebagai Wakil Sekretaris, Hj. Euis Komala sebagai Bendahara, dan Hj. Imas Nur’aeni sebagai Wakil Bendahara.

Ketua PC Muslimat NU Kota Bandung, Dr. Hj. Salsabila, mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa amanah organisasi merupakan bentuk pengabdian yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan.

“Selamat menjalankan tugas dan kewajiban yang sangat mulia ini. Niatkan semuanya lillahi ta’ala. Ketika niat kita karena Allah SWT, maka setiap langkah pengabdian akan bernilai ibadah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Salsabila.

Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme kader Muslimat NU dari berbagai kecamatan yang hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bukti kuatnya semangat kebersamaan dan silaturahmi di lingkungan organisasi.

Selain agenda organisasi, kegiatan tersebut diwarnai aksi sosial berupa penyaluran santunan kepada 90 anak yatim piatu dari berbagai wilayah di Bandung Raya. Santunan tersebut merupakan bagian dari program Muslimat Mesem (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan) yang menjadi salah satu program unggulan PC Muslimat NU Kota Bandung.

Menurut Salsabila, pemilihan momentum Muharram memiliki makna tersendiri karena bulan tersebut identik dengan kepedulian terhadap anak-anak yatim sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

“Momentum Muharram mengajarkan kita untuk memperbanyak sedekah dan membahagiakan anak-anak yatim. Semoga santunan ini menjadi wasilah keberkahan bagi seluruh keluarga besar Muslimat NU,” katanya.

Ia menambahkan, sejak kepengurusan baru dilantik pada Mei 2026, PC Muslimat NU Kota Bandung terus mengakselerasi berbagai program organisasi di bidang keagamaan, sosial, pemberdayaan perempuan, hingga pengentasan kemiskinan.

Untuk menjaga konsistensi gerakan tersebut, Salsabila mengajak seluruh kader memperkuat soliditas organisasi dan terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, di penghujung acara, Hj. Nani Nur’aeni menyosialisasikan program besar Yayasan Haji Muslimat (YHM) NU berupa Peragaan Manasik Haji Akbar yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli 2026 di Al Mahbubah Manasik Training Center (AMTC), Teras Lembang.

Setiap PAC dari 30 kecamatan di Kota Bandung ditargetkan mengirimkan sedikitnya 20 peserta sehingga jumlah jamaah yang mengikuti kegiatan tersebut diproyeksikan mencapai sekitar 600 orang.

Melalui rangkaian kegiatan keagamaan, penguatan organisasi, dan aksi sosial tersebut, PC Muslimat NU Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran perempuan Nahdliyin dalam dakwah, pemberdayaan masyarakat, serta pelayanan sosial yang berkelanjutan.