Pemkot Bandung Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Hingga Berantas Parkir Liar Jelang Festival Asia Afrika 2026

0
8

Pewarta : Ida

Kota Bandung – Pemerintah Kota Bandung mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Festival Asia Afrika 2026. Sejumlah langkah strategis disiapkan, mulai dari penyediaan kantong parkir, rekayasa lalu lintas, hingga penindakan tegas terhadap praktik parkir liar dan pungutan parkir ilegal.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, kantong parkir akan disebar di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan Jalan Naripan hingga Cikapundung, guna mengakomodasi kendaraan pengunjung dan mengurangi kepadatan di sekitar lokasi kegiatan.

Sementara itu, skema rekayasa lalu lintas masih dalam tahap finalisasi oleh Dinas Perhubungan bersama Polrestabes Bandung melalui kajian analisis dampak lalu lintas.

“Analisis dampak lalu lintas masih dilakukan oleh Dishub bersama Polrestabes agar pelaksanaan festival berjalan lancar,” kata Farhan, Rabu (8/7/2026).

Farhan menegaskan, Pemkot Bandung tidak akan memberikan ruang bagi praktik parkir liar maupun pungutan parkir yang merugikan masyarakat selama festival berlangsung.

“Kalau menemukan parkir liar, akan langsung kami tindak. Tidak boleh ada parkir liar dan tidak boleh ada getok parkir,” tegasnya.

Selain memastikan kelancaran arus lalu lintas dan ketertiban parkir, Pemkot Bandung juga menjamin kesiapan anggaran penyelenggaraan Festival Asia Afrika 2026. Seluruh kebutuhan kegiatan telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

Meski demikian, pelaksanaan festival tetap menyesuaikan kebijakan efisiensi anggaran. Konsep acara akan dikemas lebih sederhana, namun tetap mempertahankan kualitas penyelenggaraan serta daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan.

“Anggarannya sudah disiapkan sesuai kebutuhan. Memang acaranya lebih sederhana karena efisiensi, tetapi tetap berkualitas,” ujar Farhan.

Pemkot Bandung berharap seluruh rangkaian persiapan tersebut mampu mendukung kelancaran Festival Asia Afrika 2026, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan yang hadir.