Gubernur Maluku Resmikan Gedung Pastori I Jemaat GPM Galala – Hative Kecil, Dijadikan “Laboratorium Kasih” Untuk Melayani Umat

0
21

Pewarta : Anis

Kota Ambon – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menghadiri Ibadah Syukur sekaligus meresmikan dan mentahbiskan Gedung Pastori I Jemaat GPM Galala, Hative Kecil di Gereja Imanuel, Sabtu (11/7/2026). Peresmian ini menjadi momentum iman bagi warga jemaat sekaligus wujud sinergi antara gereja dan pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang beradab.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Pekerja Harian Sinode GPM, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Wali Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, Penjabat Sekda Kota Ambon, pimpinan OPD lingkup Provinsi dan Kota Ambon, Ketua dan Sekretaris MPH Klasis Pulau Ambon Timur, unsur Forkopimcam, Raja Hative Kecil, para pendeta, panitia pembangunan, serta seluruh warga Jemaat GPM Galala-Hative Kecil.

Rangkaian acara diawali dengan Ibadah Syukur Pentahbisan bersama jemaat. Prosesi peresmian kemudian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembunyian sirene oleh Gubernur Maluku bersama Ketua MPH Sinode GPM dan Wali Kota Ambon, dilanjutkan dengan peninjauan langsung gedung pastori yang baru.

Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa secara teologis, gedung pastori memiliki makna yang jauh melampaui fisik bangunan.

“Gedung pastori adalah wujud ketaatan iman, simbol persekutuan yang hidup, dan rumah bagi para pelayan Tuhan untuk merancang pelayanan, menaikkan doa, menghibur yang berduka, serta menguatkan umat,” ujar Gubernur.

Ia berharap kehadiran fasilitas baru ini dapat memperbarui semangat pelayanan. “Semoga gedung ini melahirkan dedikasi yang lebih besar, kepedulian yang tulus, dan keterbukaan hati dalam melayani sesama tanpa sekat,” lanjutnya.

Gubernur juga mengapresiasi peran Gereja Protestan Maluku (GPM) yang selama ini menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Maluku dalam membangun kualitas hidup masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh umat untuk terus menghidupi nilai-nilai orang basudara seperti Pela Gandong, Potong di Kuku Rasa di Daging, dan falsafah Ale Rasa Beta Rasa dalam kehidupan sehari – hari.

“Di tengah perbedaan, kita dikuatkan oleh kasih dan persaudaraan. Itulah kekuatan Maluku,” tegasnya.

Secara khusus, Gubernur menitipkan harapan besar agar Gedung Pastori I Jemaat GPM Galala-Hative Kecil dapat menjadi Laboratorium Kasih.

“Jadikan tempat ini sebagai ruang yang melahirkan gagasan – gagasan kreatif dan solusi atas persoalan sosial jemaat. Jadikan rumah yang terbuka bagi siapa saja untuk mendapat penguatan, pengharapan, dan kasih Kristus,” pesannya.

Di akhir sambutan, Gubernur menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pembangunan, tim peresmian dan pentahbisan, para donatur, serta seluruh warga jemaat atas kerja keras, pengorbanan, dan doa sehingga gedung pastori ini dapat berdiri dan dipersembahkan bagi kemuliaan pelayanan.

Peresmian gedung pastori ini diharapkan menjadi awal baru bagi penguatan pelayanan gereja di tengah masyarakat Kota Ambon, khususnya di Jemaat GPM Galala-Hative Kecil.