Pewarta : Anis
Kota Depok – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, Manto, telah mendatangi Sekretariat PWI Kota Depok pada Selasa (15/6/2026). Kedatangannya untuk menjelaskan dugaan ketidaksesuaian penggunaan anggaran dengan program kerja Diskominfo Kota Depok.
Pertemuan tersebut bertujuan meluruskan pemberitaan dan informasi yang beredar di kalangan jurnalis maupun masyarakat. Dalam kesempatan itu, Manto memaparkan alur pelaksanaan, realisasi kegiatan, serta keselarasan anggaran dengan rencana kerja yang telah disusun.
“Ini merupakan bagian dari silaturahmi dan keterbukaan kami. Kami ingin menegaskan bahwa seluruh penggunaan anggaran Diskominfo telah dilaksanakan sesuai perencanaan dan mengikuti aturan yang berlaku,” jelas Manto.
Upaya klarifikasi di sekretariat PWI mendapat tanggapan positif. Akan tetapi, sejumlah wartawan di Kota Depok menilai forum tersebut belum mencerminkan representasi seluruh insan pers.
Mereka mendorong agar Kadis Manto kembali melakukan klarifikasi di *Balai Wartawan Kota Depok* dan membawa dokumen pendukung agar dapat dikaji bersama secara terbuka.
“Kami menghargai itikad baik Pak Manto. Namun klarifikasi tidak cukup disampaikan secara lisan. Harus ada bukti, seperti dokumen kegiatan, rincian anggaran, dan laporan serapan,” ungkap salah satu perwakilan wartawan Kota Depok.
Menurut para jurnalis, Balai Wartawan lebih layak menjadi tempat diskusi karena berada di lingkungan Pemerintah Kota Depok. Balai tersebut menjadi pusat pertemuan berbagai organisasi profesi wartawan dan komunitas media.
“Balai Wartawan ada di lingkungan Pemda, sifatnya netral, dan terbuka untuk semua. Jika klarifikasi dilakukan di sana, maka forumnya akan lebih luas. Tidak hanya PWI, tetapi seluruh organisasi dan paguyuban wartawan bisa hadir. Dengan begitu informasi lebih utuh dan tidak menimbulkan perbedaan persepsi,” ujarnya.
Para wartawan menekankan bahwa keterbukaan informasi anggaran publik merupakan wujud akuntabilitas pemerintah kepada masyarakat. Forum yang representatif dan data yang valid dinilai penting agar tidak muncul spekulasi.
“Kami berharap Pak Manto bersedia hadir di Balai Wartawan. Di tempat itu semua elemen pers dapat berdialog langsung, mengajukan pertanyaan, dan melihat bukti-bukti yang ada. Itu baru bisa disebut transparansi sesungguhnya,” tegas wartawan lainnya.
Para wartawan berharap, klarifikasi lanjutan di Balai Wartawan dengan menghadirkan data lengkap dapat segera direalisasikan. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran Diskominfo Kota Depok.

