Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)
Dalam zoom di entitas kepala sekolah jenjang SLTA sejumlah arahan disampaikan Dr. H. Purwanto, M.Pd., sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Diantara pesan tegas Kadisdik Provinsi Jawa Barat adalah sebagai berikut :
Pertama, Pastikan tata kelola sekolah buah kolaborasi intensif antara kepala sekolah dan pengawas pembina. Pemimpin sekolah dan pengawas sekolah sejatinya seirama menciptakan sekolah yang terus bertumbuh lebih prestatif dalam berbagai bidang.
Kedua, Pastikan nilai nila dan karakater Panca Waluya memberi ruh pada murid baru sejak di MPLS. Pastikan semua murid baru menjadi pribadi pribadi karakter Panca Waluya. Kualitas diri setiap GTK dan anak didik adalah kualitas karakter Panca Waluya.
Ketiga, Pastikan kebersihan sekolah mengutama. Kebersihan, keindahan dan lingkungan sehat sekolah manifestasi dari membuminya karakter Panca Waluya. Apa yang dilihat di sekolah menjelaskan karakter penghuni sekolahan. Kebersihan, keindahan sekolah adalah kesan pertama tentang karakter dan pengelolaan sekolah.
Keempat, Pastikan penampilan semua anak didik, mulai dari rambut dan penampilan utuh anak didik, rapih dan gagah. Anak yang terlihat sehat, rapih, gagah dan menyukai kebersihan indikasi sukses pendidikan Panca Waluya.
Kelima, Pastikan guru berkeliling memantau kebersihan semua ruang dan lingkungan yang ada di sekolah. Bila perlu, versi gubernur ”Tidak ada caraka di sekolah”. Artinya pemberdayaan guru dalam mengelola, memantau kebersihan lingkungan harus dilakukan setiap hari.
Keenam, Pastikan masuk sekolah, mulai dari kanan dan kiri gerbang tidak kumuh dan jorok. Semua orang yang masuk sekolah, sejak di gerbang sekolah merasa bersih, indah dan nyaman. Sekolah adalah “Rumah Karakter”, model kebersihan dan cantiknya lingkungan.
Ketujuh, Pastikan semua kepala sekolah “menguasai wilayah” sekolahnya. Semua sudut sekolah terkontrol dengan baik. Kepala sekolah wajib mengetahui secara utuh kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah. Tidak ada sudut jorok yang tak terkontrol.
Kedelapan, Pastikan alat alat kebersihan, mulai dari kanebo, sapu, kamoceng dan semua alat kebersihan, ada dan fungsional. Pastikan piket kebersihan memanfaatkan semua perangkat kebersihan dengan baik.
Kesembilan, Apresiasi pada SMAN 1 Depok dan SMAN 2 Cibinong, menjadi model sekolah sehat, aman, bersih dan berkarakter. Kadisdik pun mengatakan masih ada laporan gambar kotor, kumuh dan jorok dari sejumlah sekolah favorit.
Demikian pesan tegas Kdisdik Provinsi Jawa Barat, dengan sedikit editikasi narasi. Dari penulis ada kata bijak yang mengatakan ”Ahli surga hanya datang dari pribadi pribadi yang suka kerapihan dan kebersihan, karena di Surga itu rapih dan bersih”.

