Pewarta : Herlina SC
Kab. Bandung Barat – Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail melantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
Pelantikan tersebut terdiri atas tujuh pejabat hasil mutasi dan empat pejabat yang mendapat promosi. Pengisian jabatan kali ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya Pemkab Bandung Barat menerapkan sistem manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam proses penempatan pejabat.
Penerapan manajemen talenta tersebut sejalan dengan capaian Pemkab Bandung Barat yang baru saja meraih peringkat pertama Implementasi Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Manajemen ASN Tahun 2026 dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bandung.
Bupati Jeje menekankan agar para pejabat yang baru dilantik tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab di unit kerja masing-masing.
Menurutnya, pejabat yang dipercaya menempati posisi strategis harus segera melakukan pembenahan mendasar serta mampu menerjemahkan visi pemerintahan ke dalam program dan kinerja yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Jangan terlalu lama beradaptasi. Segera lakukan pembenahan mendasar di unit kerja masing-masing,” tegas Jeje.
Selain kemampuan bekerja, Jeje mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Para pejabat diminta menjaga kepercayaan yang diberikan dan memastikan setiap kebijakan maupun program berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pejabat bukan sekadar menduduki jabatan, tetapi ditentukan oleh hasil kerja dan dampak nyata yang dihasilkan.
“Kinerja harus nyata dan memberikan dampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Jeje menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja para pejabat yang baru dilantik.
Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan setiap pejabat mampu memenuhi target serta menjalankan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan.
Dengan penerapan manajemen talenta ASN, Pemkab Bandung Barat diharapkan dapat menempatkan aparatur berdasarkan kompetensi, potensi, rekam jejak, dan kebutuhan organisasi, sehingga kinerja pemerintahan semakin efektif dan pelayanan publik dapat terus ditingkatkan.
Pelantikan 11 pejabat tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Bandung Barat untuk membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil.













