Ragam

BRI Resmikan Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Sekolah dan Ekonomi Warga

adminsigiku.com
×

BRI Resmikan Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Sekolah dan Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Arief

Kabupaten Cianjur – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli meresmikan jembatan gantung di Desa Kemang, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026).

Pembangunan jembatan tersebut menjadi upaya meningkatkan akses infrastruktur yang aman bagi masyarakat, terutama warga yang selama ini harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas sehari – hari.

Sebelum jembatan tersedia, warga menghadapi kendala saat debit sungai meningkat pada musim hujan. Jalur penyeberangan kerap tidak dapat digunakan sehingga masyarakat harus menempuh rute alternatif yang lebih jauh. Kondisi tersebut turut menghambat mobilitas, aktivitas ekonomi, serta perjalanan anak-anak menuju sekolah.

Kepala Desa Kemang, Dadan Subarna, mengatakan keberadaan jembatan gantung tersebut menjadi solusi atas kebutuhan akses penghubung antarkampung sekaligus mendukung keselamatan warga.

“Sebelum jembatan ini dibangun, masyarakat kami, khususnya anak – anak sekolah, harus menyeberangi sungai untuk melakukan aktivitas sehari – hari. Kondisi tersebut tentu memiliki risiko dan menjadi kendala, terutama ketika debit air sungai meningkat,” kata Dadan.

Ia berharap jembatan tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas pendidikan, ekonomi, maupun sosial.

“Dengan hadirnya jembatan ini, kami berharap mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan lancar. Anak-anak dapat pergi dan pulang sekolah dengan lebih aman, dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial tanpa harus lagi menghadapi kesulitan menyeberangi sungai,” ujarnya.

Desa Kemang dihuni sekitar 7.000 jiwa yang tersebar di tiga dusun, enam rukun warga (RW), dan 37 rukun tetangga (RT). Wilayah ini dilalui Sungai Cihea dan Sungai Cikupa, sehingga keberadaan jembatan memiliki peran penting dalam menunjang akses warga antarkampung.

Jembatan gantung tersebut memiliki kapasitas sekitar 10 hingga 20 orang dan dapat dilalui kendaraan roda dua.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan pembangunan melalui program BRI Peduli merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang inklusif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Dengan beroperasinya jembatan gantung tersebut, masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman dan lancar untuk menjalankan aktivitas sehari – hari, mulai dari perjalanan anak – anak menuju sekolah hingga kegiatan ekonomi warga,” kata Dhanny.

Ia menambahkan, BRI akan terus mendorong kolaborasi dengan masyarakat dan berbagai pihak terkait untuk menghadirkan program sosial yang berdampak nyata serta mendukung peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Kehadiran jembatan gantung di Desa Kemang diharapkan tidak hanya memperpendek akses perjalanan warga, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah dan membuka peluang bagi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.