Politik & Pemerintahan

Diskominfo Sukabumi Perkuat Keamanan Siber, 225 Sistem Elektronik Jadi Perhatian

adminsigiku.com
×

Diskominfo Sukabumi Perkuat Keamanan Siber, 225 Sistem Elektronik Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Fadhel

Kota Sukabumi – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi memperkuat kesiapsiagaan penanganan insiden siber di lingkungan pemerintah daerah melalui peningkatan kapasitas Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) dan rencana pembentukan tim serupa di setiap perangkat daerah.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat TTIS yang digelar di Balai Kota Sukabumi, Selasa (20/10/2026), dengan menghadirkan akademisi sekaligus praktisi teknologi informasi, Dr. Dede, S.Kom., M.Kom., sebagai narasumber.

Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Endah Aruni, mengatakan penguatan TTIS diperlukan untuk meningkatkan kemampuan personel, memperjelas koordinasi, serta menyusun standar operasional prosedur pencegahan dan penanganan insiden siber.

Menurut Endah, langkah tersebut menjadi penting karena terdapat 225 sistem elektronik yang dikelola berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Selain memperkuat keamanan sistem, rapat tersebut juga membahas peningkatan kesadaran pengelola sistem elektronik mengenai perlindungan data pribadi, termasuk pada sistem yang dikelola perangkat daerah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik, Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Kota Sukabumi, Fery Munggaran, menyampaikan bahwa pihaknya akan mendorong pembentukan TTIS di setiap perangkat daerah.

“Supaya kita bisa membentuk TTIS di perangkat daerah. Dengan adanya TTIS, kita akan mencoba menginventarisasi sistem elektronik perangkat daerah dan mem-back up-nya,” ujar Fery.

Ia menjelaskan, sejauh ini sejumlah percobaan peretasan terhadap sistem elektronik Pemerintah Kota Sukabumi masih dapat ditangkal. Namun, penguatan pengamanan tetap diperlukan untuk mengantisipasi ancaman siber yang terus berkembang.

Fery menambahkan, selama ini penanganan percobaan peretasan masih bertumpu pada Diskominfo. Melalui pembentukan tim di setiap perangkat daerah, upaya pencegahan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.

“Selama ini ketika ada peretasan atau percobaan peretasan selalu bertumpu pada Diskominfo. Nah, saat ini kita bersama-sama membuat agen siber di perangkat daerah, sehingga mereka pun bisa melakukan tindakan preventif ketika ada serangan siber,” katanya.

Melalui langkah tersebut, Pemkot Sukabumi berharap perlindungan terhadap sistem elektronik dan data pribadi semakin kuat, sekaligus meningkatkan kesiapan perangkat daerah dalam menghadapi potensi insiden siber.