Pewarta : Dwi / Deviant
Koran SINAR PAGI,Bandung,-Permasalahan sungai citarum sampai saat ini masih menjadi sorotan di Provinsi Jawa Barat bahkan sampai skala nasional, untuk itu program citarum harum ini harus terus ada perhatian khusus antar stakeholder terkait, ada beberapa strategi untuk mengatasi persoalan persoalan di sungai citarum diantaranya, pembenahan ataupun penataan kembali hulu sungai citarum yang gundul, perlu diketahui pada saat ini sedang ada penanaman kembali dengan tanaman atau pohon yang kokoh, selain itu harus adanya kesadaran masyarakat soal menjaga kebersihan sungai citarum dari masalah sampah, serta perlu adanya perhatian dalam memperhatikan sendimentasi atau pendangkalan di sepanjang jalur sungai sehingga daerah rawan banjir bisa memiliki jalan keluar agar tidak banjir lagi, hal ini dikatakan, anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Kasan Basari, pada saat peninjauan lapangan Program Citarum Harum yang dibawahi oleh satgas Citarum Harum sektor 7 di Rancamanyar, Kabupaten Bandung. (Selasa, 19 November 2019).
Kasan Basari juga sangat mengapresiasi peranan masyarakat sekitar yang turut andil dalam melestarikan citarum, hal ini ditandai dengan adanya inisiatif masyarakat dengan memilah sampah sampah di TPS setempat, serta adanya inovasi di TPS setempat dalam mengolah sampah yang berinovasi dengan melibatkan hewan pengurai dalam hal ini lalat serta larva khusus, sehingga bisa mendapatkan nilai ekonomi lebih dari pengolahan sampah ini, Kasan juga mengapresiasi sumbangsih beberapa perusahaan melualui CSR untuk mengadakan instalasi air bersih citarum harum yang bisa turut andil dalam mensejahterakan masyarakat sekitar perihal penyediaan air bersih.













