Pewarta : Dede MR
Koran SINAR PAGI, Kab.Purwakarta,– Pemerintah Desa Taringgul Landeuh Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta hingga kini belum memberikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) bersumber dari Dana Desa Tahap Pertama tahun 2020.
Dikatakan Penjabat Kades Taringgul Landeuh, Asep Mulyadi kepada awak media, Dana Desa seluruhnya senilai Rp.800 juta, dengan adanya Wabah Virus Corona Covid-19, atas ketentuan Pemerintah Pusat, DD harus dialokasikan 25 % untuk anggaran BLT DD bagi warga yang dinyatakan terdampak Covid-19.
Menurutnya, anggaran DD sudah ada di Rekening Desa dan pihaknya bukan sengaja menunda pembagian BLT DD bagi 88 Keluarga Penerima Manfaat, tetapi, masih menunggu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Dinas Sosial Propinsi Jabar.
Itu dilakukan, ujar Asep, agar Pemdes Taringgul Landeuh mengetahui persis data real nama dan Penerima Bansos yang dikirim dari Dinsos Propinsi Jabar khususnya, sehingga, tidak terjadi tumpang tindih pembagian bantuan.
Dikhawatirkan nantinya ada nama penerima yang sama terdata di BLT DD dan di DTKS Propinsi Jabar, kata Asep lagi.
“Kami dan beberapa Pemdes lainnya di Wilayah Kecamatan Kiarapedes sepakat untuk BLT DD bagi yang terdampak Covid-19 akan dibagikan minggu pertama di bulan Mei 2020. Mudah-mudahan, sebelum masuk di awal bulan mei, DTKS Propinsi Jabar sudah kami terima,” ujarnya.
Jika di awal bulan Mei DTKS Propinsi Jabar belum juga diterima, lanjutnya, Desa Taringgul Landeuh khususnya, maka BLT DD akan langsung disalurkan kepada yang berhak, tambahnya.
Hal yang sama disampaikan Operator Desa Taringgul Landeuh, Abdul Mujib, untuk pendataan nama yang layak menerima Bansos Terdampak Covid-19 kami sudah lakukan validasi, baik dikirim ke Pihak Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta, DTKS maupun Non DTKS Propinsi Jabar.
“Kami masih menunggu data real dari semua instansi terkait, agar dalam Pembagian BLT DD bagi KPM di Desa Taringgul Landeuh khususnya sesuai tidak ada KK yang menerima Bansos Ganda,” ucapnya.













