Gubernur Sumut Akan Salurkan 1.321.426 Paket Sembako di 33 Kabupaten dan Kota se Sumut

0

Pewarta :Amsar Marbun

Koran SINAR PAGI, Medan,- Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi dalam rapat menggunakan Vidcon dengan Buapati dan Walikota se Sumut di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Senin (04/05/20).

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan bahwa, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) telah menyediakan dana 300 Milliar untuk bantuan sosial kepada warga Sumut menghadapi Covid 19.

Gubernur berharap penyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada 1.321.426 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 33 kabupaten/kota di Sumut, untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Demikian diungkapkan Gubernur Sumut Edy Ramayadi dalam rapat jarak jauh yang menggunakan video conference dengan bupati dan walikota se sumut

Gubernur meminta kepada bupati dan Walikota Se Sumut untuk melibatkan TNI dan Polri dalam penyaluran bantuan ini” tegas Gubsu Edy Rahmayadi.

Bantuan sosial tersebut bersumber dari refocusing anggaran APBD Pemprov Sumut sebesar Rp300 miliar. Untuk jumlah penerima bantuan ditetapkan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) kabupaten/kota dan telah disepakati dalam rapat. Kata Gubsu.

Dalam kesempatan itu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi juga menjelaskan, sudah melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat dalam pemberian bantuan jaring pengaman sosial (JPS) Pemprov Sumut.

Bahwa Pemerintah pusat telah mengizinkan Pemprov untuk mengambil berbagai langkah guna mempercepat penyalurannya.

“Ada instruksi dari pusat bahwa kita harus mengambil langkah, maka itu saya minta bantuan para bupati/wali kota secara arif untuk melakukan persamaan data dengan dana yang disiapkan untuk rakyat Sumut,” Ujarnya.

Edy memerintahkan bupati dan wali kota untuk segera menyampaikan rekening pemerintah daerah (pemda) ke Pemprov agar dana bantuan itu segera dikirim, kecuali bagi kabupaten/kota yang ingin dikirim berupa paket bantuan sembako yang sudah dikemas.

Beberapa daerah yang meminta kiriman dalam bentuk barang adalah Kabupaten Batubara dan Tapanuli Tengah (Tapteng), sedangkan daerah lainnya meminta kiriman dalam bentuk transfer dana. Ujar Gubsu lagi.

Oleh karena itu, Gubernur juga menekankan beberapa hal dalam penanganan Covid-19 kepada para bupati dan wali kota. Antara lain tentang kesehatan dan stimulus ekonomi pada perusahaan. Untuk bidang kesehatan, Edy meminta antisipasi pemkab/pemko untuk menangani penyebaran serta persiapan RS rujukan. harap Gubsu.

Pemerintah Propinsi Sumatra Utara, akan menambah APD dan rapid test di setiap puskesmas. “Besok juga akan datang ventilator yang akan ditempatkan di mobil ambuland sebanyak 15 ventilator.

Karena itu, diharapkan nantinya dapat memperkecil jumlah korban,” Sebut Gubsu.

Gubernur juga akan memberikan stimulus ekonomi pada perusahaan di Sumut yang terkena dampak Covid-19. Merupakan bagian dari upaya untuk mengurangi perusahaan yang tutup dan menghindari PHK. Beber Gubsu

Edy Rahmayadi.dalam rapat dan diskusi jarak jauh yang menggunakan Vidcon Bupati dan wali kota menyatakan telah merefocusing anggaran itu untuk pemberian bantuan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Batubara Zahir menyampaikan bahwa masih ada warga Sumut dan daerah lainnya yang tertahan di luar negeri sebagai TKI yang diperkirakan berjumlah 1.000 orang.

Bupati Batubara Zahir mengutarakan, para TKI di kawatirkan akan pulang ke Sumut melalui laut Batubara yang diketahui memiliki banyak jalan yang disebut “jalur tikus” atau tidak resmi ujar Zahir.

Bupati berharap perhatian dan bantuan dari Pempropinsi Sumut guna mengatasi dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Batubara dan lainya. Sebut Zahir.